Minggu, 07 Jun 2026 02:52 WIB

Perguruan Tinggi Vokasi Rapatkan Baris Hadapi Revolusi Industri 4.0

Kongres ke V Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) di Unair, Selasa (16/10/2018).
Kongres ke V Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) di Unair, Selasa (16/10/2018).

jatimnow.com – Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) merapatkan barisan menghadapi Revolusi Industri 4.0 yang saat ini sedang berlangsung.

Mereka menggelar kongres ke V dengan tema "Perguruan Tinggi Vokasi Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0" di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Selasa (16/10/2018).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Forum itu dihadiri tiga pembicara, diantaranya Gubernur Jatin Soekarwo, Deputi IV Kementerian Koordinator Perekonomian RI Mohammad Rudy Salahuddin, dan Deputi III Staf Kepresidenan RI Denni Puspa Purbasari.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan kongres ke V FPTVI itu diharapkan mampu menjawab tantangan bonus demografi, yang mana pemanfaatan penduduk di usia produktif harus digerakkan lebih cepat.

Alhasil, berbagai kebijakan yang tepat dapat mengubah kondisi ketenagakerjaan di Jawa Timur, terutama yang berasal dari pendidikan vokasi.

"Kita harap mampu mengindikasikan nilai produksi kerja yang lebih tinggi di Jatim. Dengan pemetaan jumlah tenaga kerja dari pendidikan vokasional di Jawa Timur, maka bisa menentukan strategi pendidikan vokasi," tutur Soekarwo.

Menurut Soekarwo, kebijakan untuk pembangunan SDM berdaya saing dan mengoptimalkan pendidikan vokasi di tingkat SMK, sudah dimulai sejak tahun 2015.

Hal itu diwujudkan melalui kebijakan Dual Track Strategy dengan pendidikan non formal melalui SKM mini, balai latihan kerja, dan madrasah diniah.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Namun, hal itu tidak cukup jika masalah kesehatan tidak terselesaikan. Untuk itu, penanganan kesehatan dan gizi terus diupayakan agar segera teratasi. Karena kualitas kesehatan juga menentukan kualitas pendidikan kita," terangnya.

Sementara itu, Wakil Dekan 1 Fakultas Vokasi Universitas Airlangga sekaligus Ketua Komisi Program Studi Sejenis FPTVI, Retna Apsari, mengatakan forum FPTVI untuk berjuang bersama-sama agar pendidikan vokasi di universitas, sekolah tinggi dan akademik (UNISTA) mampu mencetak lulusan terampil di industri dan masyarakat.

"Menurut UU 12 tahun 2012 pasal 16, Pendidikan vokasi merupakan Pendidikan Tinggi program diploma (Diploma 3 maupun Diploma 4/ Sarjana Terapan) yang menyiapkan mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu sampai program sarjana terapan," terangnya.

Ia mengatakan program vokasi merupakan salah satu jenis pendidikan yang baru dikembangkan tahun 2012. Makanya, seluruh PT yang bergabung dalam FPTVI meluruskan perjuangan membentuk sumber daya manusia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Hasil dari program vokasi ini diharapkan menjadi SDM yang berkarakter TKI (Tangguh, Kreatif dan Inovatif), sehingga memiliki daya saing untuk menjadi pemenang di pasar global," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, digelar pula peluncuran Asosiasi Ahli dan Dosen Ilmu Terapan Indonesia (A2DITI). Organisasi ini merupakan wadah kegiatan bagi dosen Vokasi anggota FPTVI dan para pelaku Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.