Rabu, 22 Jul 2026 15:31 WIB

Perguruan Tinggi Vokasi Rapatkan Baris Hadapi Revolusi Industri 4.0

Kongres ke V Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) di Unair, Selasa (16/10/2018).
Kongres ke V Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) di Unair, Selasa (16/10/2018).

jatimnow.com – Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) merapatkan barisan menghadapi Revolusi Industri 4.0 yang saat ini sedang berlangsung.

Mereka menggelar kongres ke V dengan tema "Perguruan Tinggi Vokasi Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0" di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Selasa (16/10/2018).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Forum itu dihadiri tiga pembicara, diantaranya Gubernur Jatin Soekarwo, Deputi IV Kementerian Koordinator Perekonomian RI Mohammad Rudy Salahuddin, dan Deputi III Staf Kepresidenan RI Denni Puspa Purbasari.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan kongres ke V FPTVI itu diharapkan mampu menjawab tantangan bonus demografi, yang mana pemanfaatan penduduk di usia produktif harus digerakkan lebih cepat.

Alhasil, berbagai kebijakan yang tepat dapat mengubah kondisi ketenagakerjaan di Jawa Timur, terutama yang berasal dari pendidikan vokasi.

"Kita harap mampu mengindikasikan nilai produksi kerja yang lebih tinggi di Jatim. Dengan pemetaan jumlah tenaga kerja dari pendidikan vokasional di Jawa Timur, maka bisa menentukan strategi pendidikan vokasi," tutur Soekarwo.

Menurut Soekarwo, kebijakan untuk pembangunan SDM berdaya saing dan mengoptimalkan pendidikan vokasi di tingkat SMK, sudah dimulai sejak tahun 2015.

Hal itu diwujudkan melalui kebijakan Dual Track Strategy dengan pendidikan non formal melalui SKM mini, balai latihan kerja, dan madrasah diniah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Namun, hal itu tidak cukup jika masalah kesehatan tidak terselesaikan. Untuk itu, penanganan kesehatan dan gizi terus diupayakan agar segera teratasi. Karena kualitas kesehatan juga menentukan kualitas pendidikan kita," terangnya.

Sementara itu, Wakil Dekan 1 Fakultas Vokasi Universitas Airlangga sekaligus Ketua Komisi Program Studi Sejenis FPTVI, Retna Apsari, mengatakan forum FPTVI untuk berjuang bersama-sama agar pendidikan vokasi di universitas, sekolah tinggi dan akademik (UNISTA) mampu mencetak lulusan terampil di industri dan masyarakat.

"Menurut UU 12 tahun 2012 pasal 16, Pendidikan vokasi merupakan Pendidikan Tinggi program diploma (Diploma 3 maupun Diploma 4/ Sarjana Terapan) yang menyiapkan mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu sampai program sarjana terapan," terangnya.

Ia mengatakan program vokasi merupakan salah satu jenis pendidikan yang baru dikembangkan tahun 2012. Makanya, seluruh PT yang bergabung dalam FPTVI meluruskan perjuangan membentuk sumber daya manusia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Hasil dari program vokasi ini diharapkan menjadi SDM yang berkarakter TKI (Tangguh, Kreatif dan Inovatif), sehingga memiliki daya saing untuk menjadi pemenang di pasar global," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, digelar pula peluncuran Asosiasi Ahli dan Dosen Ilmu Terapan Indonesia (A2DITI). Organisasi ini merupakan wadah kegiatan bagi dosen Vokasi anggota FPTVI dan para pelaku Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.