Senin, 08 Jun 2026 00:40 WIB

Khofifah Puji Program CSR Pertamina yang Hidupkan Sungai Surabaya

Khofifah mengunjungi Kampung Ekoriparian Geblak Jambangan, ketika melaksanakan kegiatan Susur Sungai Surabaya pada Minggu (19/10/2025). (Foto: Dok. Pertamina for jatimnow.com)
Khofifah mengunjungi Kampung Ekoriparian Geblak Jambangan, ketika melaksanakan kegiatan Susur Sungai Surabaya pada Minggu (19/10/2025). (Foto: Dok. Pertamina for jatimnow.com)

jatimnow.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi tinggi kepada PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Surabaya, atas keberhasilan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang menghidupkan kembali Sungai Surabaya melalui Kampung Ekoriparian Geblak Jambangan.

Program yang dijalankan sejak 2019 itu kini dikenal luas sebagai salah satu CSR unggulan di Jawa Timur, bahkan menarik perhatian dari luar negeri. Pada Desember mendatang, Kampung Ekoriparian dijadwalkan menerima kunjungan akademisi dari salah satu universitas di Thailand yang ingin mempelajari keberhasilan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat tersebut.

Baca Juga: PGN Pasok Gas Bumi ke RSUP Sardjito, Dorong Green Hospital

Pujian tersebut disampaikan Khofifah ketika melaksanakan kegiatan Susur Sungai Surabaya pada Minggu (19/10). Salah satu titik yang ia kunjungi adalah Kampung Ekoriparian Geblak Jambangan.

Kedatangan Gubernur disambut oleh Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, bersama Mujiono, local hero program, serta warga sekitar.

Dalam kunjungan itu, Khofifah meninjau Instalasi Pengolahan Air Sungai (IPAS). Kemudian inovasi hasil kolaborasi Pertamina dan masyarakat binaan Jambangan yang mampu mengolah air Sungai Surabaya menjadi air bersih dan layak guna.

“Inovasi seperti IPAS yang dikembangkan Pertamina bersama masyarakat Jambangan ini sangat bagus untuk memanfaatkan air sungai menjadi air bersih yang bermanfaat bagi warga sekitar,” ujar Khofifah Indar Parawansa di sela kunjungan.

Kampung Ekoriparian kini dikenal sebagai kawasan ramah lingkungan dan mandiri secara sosial-ekonomi. Sejumlah inovasi lahir dari program ini, di antaranya Gerakan Balik Kanan (Geblak) yang mengajak warga menjaga kebersihan sungai, Bank Sampah Girli, dan pemberdayaan perempuan lewat batik eco-print Simama (Srikandi Makmur Bersama).

Warga juga mengembangkan Green Cafe di bantaran sungai sebagai ruang komunal yang ramah lingkungan. Pendidikan lingkungan tumbuh melalui Sekolah Aliran Sungai, yang didukung oleh Desa Energi Berdikari dengan pembangkit listrik tenaga surya untuk mengoperasikan IPAS.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

Seluruh upaya ini menjadikan sungai bukan lagi sumber masalah, melainkan sumber kehidupan baru bagi masyarakat sekitar.

Meski telah memasuki fase phase out dari pendampingan Pertamina IT Surabaya, program CSR ini tetap berjalan mandiri di bawah pengelolaan warga. Pertamina tetap melakukan pemantauan berkala untuk memastikan keberlanjutan program.

“Program Ekoriparian Geblak Jambangan adalah bukti nyata bahwa inisiatif yang berangkat dari masyarakat bisa terus hidup meski sudah tidak lagi didampingi langsung oleh perusahaan. Bagi kami, keberhasilan CSR bukan hanya saat program berjalan, tapi ketika masyarakat bisa mandiri dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” jelas Ahad Rahedi.

Baca Juga: Jenis dan Bobot Sapi Kurban Orang Nomor 1 di Jatim

Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat komitmen terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Melalui berbagai program CSR, Pertamina berupaya menjaga keseimbangan antara tanggung jawab sosial dan kelestarian lingkungan.

“Pertamina akan terus menghadirkan program CSR yang berkelanjutan, berfokus pada kemandirian masyarakat dan pelestarian lingkungan. Kami percaya, energi terbaik adalah energi yang memberi manfaat bagi kehidupan banyak orang,” kata Ahad Rahedi.

Sementara itu, Mujiono, Ketua RT sekaligus local hero Pertamina, menuturkan keberhasilan program tidak lepas dari dukungan dan pendampingan Pertamina sejak awal.

“Kami berterima kasih kepada Pertamina yang telah mendampingi sejak awal. Bersama Pertamina, kami bisa mengembangkan IPAS dan menjadikan lingkungan kami lebih bersih serta sehat. Kehadiran Ibu Gubernur menambah semangat kami untuk terus menjaga sungai,” tutup Mujiono.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.