Sabtu, 06 Jun 2026 17:19 WIB

Hadapi Nataru, Satgas Pangan Lamongan Pastikan Harga Beras Stabil

Foto: Sidak Satgas Pengendalian Harga Beras Lamongan di Toko Ritail Modern. (Adyad Ammy Iffamsah/jatimnow.com)
Foto: Sidak Satgas Pengendalian Harga Beras Lamongan di Toko Ritail Modern. (Adyad Ammy Iffamsah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Satuan Gugus Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras Kabupaten Lamongan menggelar sidak dalam rangka memastikan stok dan harga komoditas beras stabil.

Sidak dilakukan pada dua titik pusat perbelanjaan masyarakat yakni Pasar Tradisional Sidoharjo dan toko ritail modern di Jl. Sunan Drajat, Kelurahan Tlogoanyar, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

Kegiatan ini digelar seiring dengan masuknya masa rawan kenaikan harga bahan pokok (bapok) yakni natal 2025 dan tahun baru 2026 atau nataru.

"Sesuai atensi Presiden Prabowo untuk menjaga stabilitas harga beras, hari ini kami menyidak langsung dua tempat diantaranya Pasar dan Toko ritail," ungkap Kasatgas Pengendalian Harga Beras Ipda Lizma Ramadhama, Rabu (22/10/2025).

Sidak kali ini juga melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan dan Bulog Bojonegoro. Hasilnya harga beras tergolong stabil di pasaran.

Baca Juga: Omzet Harian Tembus Rp 4 Juta, KDMP di Lamongan Disambut Positif Masyarakat

Ditengah sidaknya, Satgas Pengendalian Harga Beras berupaya menjaga stabilitas dengan rutin kontroling di sejumlah lokasi. Lebih jauh, Ipda Lizma mengimbau agar para pedagang menjual beras dengan harga normal sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Jadi untuk kedepanya kami mengimbau 2 bulan kedepan ini kita memasuki natal dan tahun baru (nataru) jangan ada yang menjual beras diatas harga HET, karena kami akan menindaklanjuti hal tersebut," tuturnya.

Baca Juga: Selama Libur Panjang, Stasiun Lamongan Layani 3 Ribu Penumpang

Sementara itu, Perwakilan Bulog Bojonegoro, Cahyo Wardono memastikan bahwa stok beras untuk Kabupaten Lamongan tergolong aman sehingga harapanya nanti tidak ada kenaikan harga karena khususnya pada saat nataru.

"Untuk ketersediaan beras di Lamongan tergolong aman karena kita punya stok sekitar 295.000 ton, jumlah itu juga dipersiapkan untuk nataru," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.