Rabu, 22 Jul 2026 06:56 WIB

Hadapi Nataru, Satgas Pangan Lamongan Pastikan Harga Beras Stabil

Foto: Sidak Satgas Pengendalian Harga Beras Lamongan di Toko Ritail Modern. (Adyad Ammy Iffamsah/jatimnow.com)
Foto: Sidak Satgas Pengendalian Harga Beras Lamongan di Toko Ritail Modern. (Adyad Ammy Iffamsah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Satuan Gugus Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras Kabupaten Lamongan menggelar sidak dalam rangka memastikan stok dan harga komoditas beras stabil.

Sidak dilakukan pada dua titik pusat perbelanjaan masyarakat yakni Pasar Tradisional Sidoharjo dan toko ritail modern di Jl. Sunan Drajat, Kelurahan Tlogoanyar, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Kegiatan ini digelar seiring dengan masuknya masa rawan kenaikan harga bahan pokok (bapok) yakni natal 2025 dan tahun baru 2026 atau nataru.

"Sesuai atensi Presiden Prabowo untuk menjaga stabilitas harga beras, hari ini kami menyidak langsung dua tempat diantaranya Pasar dan Toko ritail," ungkap Kasatgas Pengendalian Harga Beras Ipda Lizma Ramadhama, Rabu (22/10/2025).

Sidak kali ini juga melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan dan Bulog Bojonegoro. Hasilnya harga beras tergolong stabil di pasaran.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Ditengah sidaknya, Satgas Pengendalian Harga Beras berupaya menjaga stabilitas dengan rutin kontroling di sejumlah lokasi. Lebih jauh, Ipda Lizma mengimbau agar para pedagang menjual beras dengan harga normal sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Jadi untuk kedepanya kami mengimbau 2 bulan kedepan ini kita memasuki natal dan tahun baru (nataru) jangan ada yang menjual beras diatas harga HET, karena kami akan menindaklanjuti hal tersebut," tuturnya.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Sementara itu, Perwakilan Bulog Bojonegoro, Cahyo Wardono memastikan bahwa stok beras untuk Kabupaten Lamongan tergolong aman sehingga harapanya nanti tidak ada kenaikan harga karena khususnya pada saat nataru.

"Untuk ketersediaan beras di Lamongan tergolong aman karena kita punya stok sekitar 295.000 ton, jumlah itu juga dipersiapkan untuk nataru," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.