Sabtu, 06 Jun 2026 12:24 WIB

Gubes ITS Ungkap Cara Cerdas Selamatkan Industri Kimia dari Bahaya

Guru Besar ke-234 ITS Prof Ir Juwari ST MEng PhD menekankan pentingnya integrasi rekayasa sistem dengan keselamatan proses dalam industri kimia. (Foto/Humas ITS for jatimnow.com)
Guru Besar ke-234 ITS Prof Ir Juwari ST MEng PhD menekankan pentingnya integrasi rekayasa sistem dengan keselamatan proses dalam industri kimia. (Foto/Humas ITS for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kompleksitas industri kimia modern menuntut solusi inovatif dan berkelanjutan. Guru Besar ke-234 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof. Juwari, menawarkan gagasan integrasi efisiensi proses, keselamatan kerja, dan kepedulian lingkungan sebagai kunci mewujudkan industri kimia yang berkelanjutan.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof Juwari menegaskan peran vital industri kimia sebagai tulang punggung kehidupan modern. "Hampir seluruh kebutuhan manusia bergantung pada produk kimia. Namun, manfaat ini juga membawa potensi bahaya," ujarnya.

Baca Juga: PGN Siapkan Jalur Transportasi CO₂ untuk Proyek CCS Nasional

Menurutnya, tantangannya adalah bagaimana membuat industri kimia selamat, ramah lingkungan, dan tetap menguntungkan. Rekayasa sistem dan keselamatan proses adalah jawabannya.

Alumnus S1 Teknik Kimia ITS ini menjelaskan bahwa rekayasa sistem proses berfokus pada desain pabrik yang efisien, hemat energi, dan minim limbah. Keselamatan proses melengkapi rekayasa sistem dengan mencegah risiko sejak awal melalui konsep Layer of Protection Analysis (LOPA).

Prof. Juwari juga mengingatkan amanah UUD 1945 yang mencakup perlindungan karyawan, aset industri, dan pasokan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Kakarobot, Robot Edukasi Tanpa Gawai untuk Anak 3T

Prof. Juwari menghubungkan risetnya dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Ia mendorong integrasi energi bersih, pemanfaatan limbah, dan penerapan standar keselamatan internasional seperti Process Safety Management (PSM) di industri kimia Indonesia.

"Ini penting agar industri tetap kompetitif, berkelanjutan, dan aman bagi masyarakat," tegasnya.

Prof. Juwari juga menawarkan inovasi keilmuan, seperti optimasi jaringan hidrogen, metode kontrol sistem multivariabel, dan simulasi dispersi bahan kimia menggunakan computational fluid dynamics. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi industri dan menekan risiko kecelakaan kerja.

Baca Juga: ITS Gelar Bedah Film Pesta Babi di Tengah Polemik Nasional

Guru besar yang aktif di Laboratorium Rekayasa Sistem Proses Departemen Teknik Kimia ITS ini berharap kontribusinya dapat mengakselerasi transformasi industri nasional. Dengan pengembangan ilmu yang selaras dengan kebutuhan energi bersih, teknologi cerdas, dan budaya keselamatan, industri kimia Indonesia diyakini dapat bertahan dan berkembang di tengah persaingan global.

"Industri kimia harus sustain agar masyarakat yang bekerja maupun tinggal di sekitarnya merasa aman, serta kebutuhan industri tetap terjaga pasokannya," pungkasnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.