Minggu, 07 Jun 2026 19:06 WIB

Dolomit SATARA, Solusi Suburkan Tanah Rilis Desember 2025

Dolomit "SATARA," yang memiliki kepanjangan Sahabat Tanah Nusantara, diharapkan dapat mendukung sektor pertanian dengan menyediakan mineral penting bagi tanah. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Dolomit "SATARA," yang memiliki kepanjangan Sahabat Tanah Nusantara, diharapkan dapat mendukung sektor pertanian dengan menyediakan mineral penting bagi tanah. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bandar Indonesia Grup (BIG), melalui anak usahanya Bandar Dolomit Nusantara Grup (BANDORA Grup), akan merilis merek dolomit "SATARA" pada 9 Desember 2025. Produk ini diproyeksikan menjadi solusi untuk meningkatkan kesuburan tanah di seluruh Nusantara.

Dolomit SATARA, yang memiliki kepanjangan Sahabat Tanah Nusantara, diharapkan dapat mendukung sektor pertanian dengan menyediakan mineral penting bagi tanah. BIG telah mendaftarkan merek ini di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual pada 17 Oktober 2025, sebagai langkah awal untuk memastikan legalitas dan eksklusivitas produk.

Baca Juga: Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

"SATARA hadir sebagai solusi bijaksana untuk kesuburan tanah Nusantara. Kami ingin menjaga tanah kita tetap gemah ripah loh jinawi, subur, dan membawa kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Founder Owner SATARA, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, melalui siaran tertulisnya, Senin (20/10/2025).

BIG juga berencana mendaftarkan "SATARA" di E-KATALOG LKPP agar dapat bertransaksi secara daring di seluruh Indonesia, memperluas jangkauan distribusi dan memudahkan akses bagi petani di berbagai daerah.

Dalam lima bulan ke depan, BIG akan membuka 99 titik tambang di 17 konsesi tambangnya yang tersebar di Gresik, Lamongan, dan Tuban.

Baca Juga: Gus Lilur Tagih Janji KEK Tembakau Madura demi Berantas Rokok Ilegal

"Kami menargetkan sebelum memasuki bulan puasa pada minggu ketiga Februari 2026, seluruh titik penambangan ini sudah dapat beroperasi serentak," tambah Gus Lilur.

Selain itu, BIG berencana membangun pabrik dolomit di Lamongan dan Tuban dengan kapasitas produksi mencapai 1.000.000 metrik ton per bulan. Sambil menunggu pembangunan pabrik selesai, BIG akan menggandeng pabrikan dolomit setempat untuk bermitra dalam skema "upah giling" dolomit mess 100.

Baca Juga: Gus Lilur Desak Prabowo Bentuk Satgas Khusus Berantas Mafia BBL

Dengan hadirnya Dolomit merek SATARA, Bandar Indonesia Grup berharap dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kesuburan tanah di seluruh Nusantara, mendukung pertanian berkelanjutan, dan meningkatkan kesejahteraan petani.

 

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.