Sabtu, 06 Jun 2026 13:01 WIB

Banser Kediri Apel Siaga, Komitmen Jaga Marwah Pesantren dan Kiai

  • Penulis :
  • | Jumat, 17 Okt 2025 20:10 WIB
Apel siaga Banser Kediri. (Foto: Nanik for jatimnow.com)
Apel siaga Banser Kediri. (Foto: Nanik for jatimnow.com)

jatimnow.com – Jajaran Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Kediri menggelar apel siaga di Kantor PCNU Kabupaten Kediri, Jalan Imam Bonjol, Kota Kediri, Jumat (17/10/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor.

Ketua Ansor Kabupaten Kediri, H. M. Kanzul Fikri, menyampaikan bahwa apel siaga digelar untuk memperkuat solidaritas sekaligus menjaga martabat pesantren dan para kiai, menyusul polemik pemberitaan yang dinilai merugikan kalangan pesantren.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan baik. Apel ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjaga Indonesia, khususnya pesantren dan para kiai di Kabupaten Kediri,” ujarnya usai kegiatan.

Gus Fikri, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal proses hukum yang kini tengah ditangani oleh KPI, Kominfo, dan aparat kepolisian.

“Kami wajib mengawal proses ini sampai tuntas. Ini bukan hanya soal citra pesantren, tetapi juga soal marwah dan kehormatan para kiai. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi,” tegasnya.

Menurutnya, apel siaga ini penting untuk menjaga solidaritas internal Banser agar seluruh anggota tetap terarah dan tidak bertindak sendiri-sendiri.

Baca Juga: Senator Lia Istifhama Soroti Janggalnya Gugatan Ponpes Raudlatul Banin Wal Banat

“Kami semua marah dan kecewa atas kejadian kemarin, tapi kemarahan itu harus disalurkan secara terarah agar tidak menjadi bumerang bagi pesantren dan kiai,” terangnya.

Banser Kediri juga menyambut baik langkah pimpinan pusat dan wilayah Ansor yang telah melaporkan kasus tersebut ke pihak berwenang. LBH Pimpinan Pusat GP Ansor diketahui telah melapor ke Bareskrim Polri, sementara pimpinan wilayah juga melaporkan ke Polda Jatim.

Gus Fikri menambahkan, meskipun pihak Trans Corp telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung dan mengunjungi Pondok Pesantren Lirboyo, Banser dan kalangan santri menilai langkah tersebut belum cukup.

Baca Juga: Foto: Menjaga Nafas Para Santri, Cek Kesehatan Gratis di Pondok Pesantren

“Permintaan maaf saja tidak cukup. Harus ada efek jera agar kejadian serupa tidak terulang. Kami akan terus mengawal dan memastikan proses hukum berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Banser Kediri juga akan menggelar apel besar dalam rangka Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2025 di Lapangan Canda Birawa, Pare. Selain itu, akan digelar pula kemah Aswaja dan apel gabungan Ansor–Banser pada 9 November mendatang di Grogol.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.