Minggu, 07 Jun 2026 06:27 WIB

Sejak 2010, Terminal Petikemas Surabaya Komitmen Lestarikan Mangrove

  • Penulis :
  • | Jumat, 17 Okt 2025 09:50 WIB
Foto: Upaya pelestarian mangrove yang dilakukan Terminal Petikemas Surabaya (Rizki/jatimnow.com)
Foto: Upaya pelestarian mangrove yang dilakukan Terminal Petikemas Surabaya (Rizki/jatimnow.com)

jatimnow.com–Upaya menjaga bumi terus dilakukan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS). Sejak tahun 2010, perusahaan pelabuhan petikemas di bawah naungan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) ini konsisten melestarikan ekosistem mangrove di kawasan pesisir sekitar pelabuhan.

Hingga tahun 2025, TPS tercatat telah merehabilitasi dan merawat kawasan hutan mangrove seluas 22,7 hektare di sekitar wilayah operasionalnya. Langkah itu menjadi wujud nyata penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di lingkungan perusahaan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“Sebagai pelabuhan petikemas modern, kami tidak hanya fokus pada efisiensi operasional, tapi juga memastikan langkah bisnis kami sejalan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” jelas Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, dalam keterangan resminya, Rabu (16/10/2025).

Menurut Erika, mangrove memiliki peran penting dalam melindungi wilayah pesisir dari abrasi dan banjir rob, sekaligus menjadi penyerap karbon alami (carbon sink) yang efektif menekan emisi gas rumah kaca.

“Mangrove bagi kami bukan sekadar pohon di pesisir, tapi benteng kehidupan. Menjaganya adalah investasi jangka panjang untuk masa depan lingkungan dan generasi mendatang,” tegasnya.

Sejak 2022, TPS juga menggandeng Petani Mangrove Wonorejo dalam program pembibitan 10 ribu mangrove. Bibit tersebut disalurkan melalui program donasi oksigen dan kegiatan penyulaman di kawasan Tambak Sarioso, Kecamatan Asemrowo.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Komitmen ini berlanjut di tahun 2025. TPS kembali bekerja sama dengan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mandiri Lestari Surabaya, komunitas pesisir yang aktif dalam pembibitan dan penanaman mangrove. Melalui kolaborasi itu, TPS kembali melakukan pembibitan 10 ribu bibit baru untuk memperluas kawasan hijau pesisir.

Selain menanam, TPS juga menjalankan program edukasi, monitoring, serta distribusi bibit sebagai bagian dari perawatan berkelanjutan. Saat ini, perusahaan tengah menyiapkan pengukuran dampak lingkungan dan sosial dari seluruh kegiatan pelestarian yang telah berjalan.

Langkah tersebut dilakukan agar manfaat program dapat diukur secara jelas, baik bagi ekosistem mangrove maupun bagi masyarakat sekitar pesisir.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

 

Reporter : Fatkur Rizky

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.