Rabu, 22 Jul 2026 12:07 WIB

Sejak 2010, Terminal Petikemas Surabaya Komitmen Lestarikan Mangrove

  • Penulis :
  • | Jumat, 17 Okt 2025 09:50 WIB
Foto: Upaya pelestarian mangrove yang dilakukan Terminal Petikemas Surabaya (Rizki/jatimnow.com)
Foto: Upaya pelestarian mangrove yang dilakukan Terminal Petikemas Surabaya (Rizki/jatimnow.com)

jatimnow.com–Upaya menjaga bumi terus dilakukan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS). Sejak tahun 2010, perusahaan pelabuhan petikemas di bawah naungan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) ini konsisten melestarikan ekosistem mangrove di kawasan pesisir sekitar pelabuhan.

Hingga tahun 2025, TPS tercatat telah merehabilitasi dan merawat kawasan hutan mangrove seluas 22,7 hektare di sekitar wilayah operasionalnya. Langkah itu menjadi wujud nyata penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di lingkungan perusahaan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

“Sebagai pelabuhan petikemas modern, kami tidak hanya fokus pada efisiensi operasional, tapi juga memastikan langkah bisnis kami sejalan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” jelas Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, dalam keterangan resminya, Rabu (16/10/2025).

Menurut Erika, mangrove memiliki peran penting dalam melindungi wilayah pesisir dari abrasi dan banjir rob, sekaligus menjadi penyerap karbon alami (carbon sink) yang efektif menekan emisi gas rumah kaca.

“Mangrove bagi kami bukan sekadar pohon di pesisir, tapi benteng kehidupan. Menjaganya adalah investasi jangka panjang untuk masa depan lingkungan dan generasi mendatang,” tegasnya.

Sejak 2022, TPS juga menggandeng Petani Mangrove Wonorejo dalam program pembibitan 10 ribu mangrove. Bibit tersebut disalurkan melalui program donasi oksigen dan kegiatan penyulaman di kawasan Tambak Sarioso, Kecamatan Asemrowo.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Komitmen ini berlanjut di tahun 2025. TPS kembali bekerja sama dengan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mandiri Lestari Surabaya, komunitas pesisir yang aktif dalam pembibitan dan penanaman mangrove. Melalui kolaborasi itu, TPS kembali melakukan pembibitan 10 ribu bibit baru untuk memperluas kawasan hijau pesisir.

Selain menanam, TPS juga menjalankan program edukasi, monitoring, serta distribusi bibit sebagai bagian dari perawatan berkelanjutan. Saat ini, perusahaan tengah menyiapkan pengukuran dampak lingkungan dan sosial dari seluruh kegiatan pelestarian yang telah berjalan.

Langkah tersebut dilakukan agar manfaat program dapat diukur secara jelas, baik bagi ekosistem mangrove maupun bagi masyarakat sekitar pesisir.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

 

Reporter : Fatkur Rizky

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.