Rabu, 22 Jul 2026 15:19 WIB

Unitomo Kembali Gaungkan Kampus Sehat Tanpa Rokok, Ada Apa?

Deklarasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) melalui deklarasi resmi yang digelar di kampus pada Senin (13/10/2025). (Foto/Humas Unitomo)
Deklarasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) melalui deklarasi resmi yang digelar di kampus pada Senin (13/10/2025). (Foto/Humas Unitomo)

jatimnow.com - Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) kembali menegaskan komitmennya sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR) melalui deklarasi resmi yang digelar di kampus pada Senin (13/10/2025). Langkah ini merupakan respons atas Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2019 yang mewajibkan institusi pendidikan bebas dari asap rokok.

Delapan tahun berlalu sejak peraturan tersebut ditetapkan, Unitomo kembali memperkuat implementasi KTR di seluruh lingkungan kampus.

Baca Juga: Khitan Bahagia Unitomo, 140 Anak Dapat Uang Saku dan Perlengkapan Sekolah

Deklarasi yang berlangsung di Joglo Gedung A (Rektorat) ini melibatkan seluruh elemen sivitas akademika, mulai dari Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU), jajaran rektorat, dekanat, dosen, tenaga kependidikan, hingga perwakilan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan pengelola kantin kampus.

Rektor Unitomo, Prof. Siti Marwiyah, menyampaikan bahwa langkah ini adalah wujud keseriusan kampus dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan aman. Ia menyoroti pentingnya penegakan kembali aturan KTR seiring dengan meningkatnya aktivitas dan jumlah civitas akademika di kampus.

"Kami ingin mengencangkan kembali peraturan yang sebenarnya sudah lama diberlakukan. Dengan meningkatnya aktivitas dan jumlah civitas akademika di kampus, kami khawatir muncul kembali kebiasaan-kebiasaan yang dapat mengganggu kenyamanan bersama," tegas Prof. Siti.

Ia juga mengaku khawatir terkait potensi kebakaran akibat puntung rokok, terutama di tengah cuaca Surabaya yang ekstrem panas.

Baca Juga: Aksi Basuh Kaki Orang Tua, Pramuka Sukolilo Surabaya Pecahkan Rekor MURI

Sementara Ketua Pengurus YPCU, Bachrul Amiq, mengapresiasi konsistensi Unitomo dalam menegakkan kebijakan daerah. Menurutnya, penerapan KTR bukan hanya soal kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral lembaga pendidikan terhadap kesehatan masyarakat.

"Unitomo ingin menjadi contoh bagi institusi pendidikan lain di Surabaya. Kami tidak hanya menegakkan peraturan, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa gaya hidup sehat adalah bagian dari karakter akademik yang beradab," ujar Bachrul Amiq.

Dukungan penuh juga datang dari mahasiswa Unitomo. Maghfiroh, perwakilan BEM Unitomo, menyatakan bahwa generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kampus sehat dan bebas asap rokok.

Baca Juga: Unitomo dan PMI Surabaya Latih 1.400 Anggota PMR Hadapi Bencana dan Krisis Iklim

"Kami dari BEM berkomitmen ikut mengawal gerakan ini. Sosialisasi akan kami gaungkan melalui media sosial yang dekat dengan mahasiswa. Harapannya, Unitomo benar-benar menjadi lingkungan yang nyaman, produktif, dan bebas dari asap rokok," kata Maghfiroh.

Selain memperbarui poster larangan merokok di seluruh area kampus, Unitomo juga menggencarkan kampanye digital melalui akun resmi universitas. Langkah ini diambil untuk memperkuat kesadaran kolektif seluruh warga kampus akan pentingnya KTR. Dengan langkah ini diharapkan Unitomo menjadi contoh bagi universitas lain dalam mewujudkan lingkungan kampus yang sehat, nyaman, dan produktif.

 

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.