Minggu, 07 Jun 2026 07:29 WIB

Update Operasi SAR di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 05 Okt 2025 08:23 WIB
Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah dari reruntuhan (Foto/Basarnas Surabaya)
Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah dari reruntuhan (Foto/Basarnas Surabaya)

jatimnow.com - Operasi pencarian korban runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, terus dilakukan hingga Minggu (5/10/2025). Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi total 23 korban meninggal dunia dalam dua hari terakhir.

Pada hari sebelumnya, tim SAR menemukan jenazah pertama (korban ke-28) pada pukul 14.35 WIB, diikuti penemuan korban ke-29 pada pukul 16.15 WIB, dan bagian tubuh (korban ke-30) pada pukul 17.35 WIB. Selanjutnya, korban ke-31 ditemukan di sektor A1 pada pukul 21.10 WIB, sementara delapan korban lainnya ditemukan di sektor A3. Proses evakuasi berlanjut hingga larut malam dengan ditemukannya korban ke-32 hingga ke-39 antara pukul 21.56 WIB hingga 23.29 WIB.

Memasuki hari Minggu, tim SAR gabungan kembali menemukan 11 korban. Evakuasi dilakukan secara intensif, dimulai dengan penemuan korban ke-40 pada pukul 00.13 WIB hingga korban ke-50 pada pukul 03.24 WIB.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku On Scene Coordinator (OSC), menjelaskan bahwa proses evakuasi sangat menantang karena korban tertimbun material di bawah reruntuhan bangunan.

Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

"Tim SAR harus berhati-hati mengangkat puing, memotong rangka, sebelum mengevakuasi korban," ujarnya.

Tim SAR gabungan menggunakan alat berat dan peralatan khusus lainnya. Penggunaan alat berat sempat dihentikan sementara demi keselamatan petugas yang melakukan pemotongan besi dan pengangkatan manual.

Seluruh jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk identifikasi oleh tim DVI POLDA Jawa Timur.

Dengan penemuan ini, total korban runtuhnya bangunan di Ponpes Al Khoziny mencapai 141 orang, dengan rincian 104 orang selamat dan 37 orang meninggal dunia.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, termasuk Kantor SAR Surabaya, BSG, Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Yogyakarta, BPBD Prov Jatim, TNI, POLRI, BPBD kab Sidoarjo, BPBD kota Surabaya, BPBD kab Jombang, PMI, DAMKAR kab Sidoarjo, DAMKAR kota Surabaya, serta berbagai organisasi potensi SAR lainnya.

Baca Juga: Terperosok Jurang 375 Meter, Pendaki Semeru Dievakuasi dengan Slope Rescue

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.