Kamis, 23 Jul 2026 05:45 WIB

Update Operasi SAR di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 05 Okt 2025 08:23 WIB
Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah dari reruntuhan (Foto/Basarnas Surabaya)
Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah dari reruntuhan (Foto/Basarnas Surabaya)

jatimnow.com - Operasi pencarian korban runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, terus dilakukan hingga Minggu (5/10/2025). Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi total 23 korban meninggal dunia dalam dua hari terakhir.

Pada hari sebelumnya, tim SAR menemukan jenazah pertama (korban ke-28) pada pukul 14.35 WIB, diikuti penemuan korban ke-29 pada pukul 16.15 WIB, dan bagian tubuh (korban ke-30) pada pukul 17.35 WIB. Selanjutnya, korban ke-31 ditemukan di sektor A1 pada pukul 21.10 WIB, sementara delapan korban lainnya ditemukan di sektor A3. Proses evakuasi berlanjut hingga larut malam dengan ditemukannya korban ke-32 hingga ke-39 antara pukul 21.56 WIB hingga 23.29 WIB.

Memasuki hari Minggu, tim SAR gabungan kembali menemukan 11 korban. Evakuasi dilakukan secara intensif, dimulai dengan penemuan korban ke-40 pada pukul 00.13 WIB hingga korban ke-50 pada pukul 03.24 WIB.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku On Scene Coordinator (OSC), menjelaskan bahwa proses evakuasi sangat menantang karena korban tertimbun material di bawah reruntuhan bangunan.

Baca Juga: 40 Hari KMN Entok Hilang di Laut Lamongan, Tim SAR Kerahkan Kapal Permadi

"Tim SAR harus berhati-hati mengangkat puing, memotong rangka, sebelum mengevakuasi korban," ujarnya.

Tim SAR gabungan menggunakan alat berat dan peralatan khusus lainnya. Penggunaan alat berat sempat dihentikan sementara demi keselamatan petugas yang melakukan pemotongan besi dan pengangkatan manual.

Seluruh jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk identifikasi oleh tim DVI POLDA Jawa Timur.

Dengan penemuan ini, total korban runtuhnya bangunan di Ponpes Al Khoziny mencapai 141 orang, dengan rincian 104 orang selamat dan 37 orang meninggal dunia.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, termasuk Kantor SAR Surabaya, BSG, Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Yogyakarta, BPBD Prov Jatim, TNI, POLRI, BPBD kab Sidoarjo, BPBD kota Surabaya, BPBD kab Jombang, PMI, DAMKAR kab Sidoarjo, DAMKAR kota Surabaya, serta berbagai organisasi potensi SAR lainnya.

Baca Juga: Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alsus SAR Antisipasi Karhutla

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.