Selasa, 21 Jul 2026 23:34 WIB

Mahasiswa UIN KHAS Jember Tampil di Malam Puncak SeIBA Internasional

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 04 Okt 2025 14:40 WIB
Foto: Mahasiswa UIN KHAS Jember akan tampil di puncak SeIBA Internasional (Humas UIN KHAS/jatimnow.com)
Foto: Mahasiswa UIN KHAS Jember akan tampil di puncak SeIBA Internasional (Humas UIN KHAS/jatimnow.com)

 

jatimnow.com-Mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember tampil kedua kalinya di malam puncak SeIBA internasional 2025 di UIN Imam Bonjol Padang Sumatera Barat. Tahun sebelumnya, mahasiswa UIN KHAS Jember hanya tampil cabang monolog dan untuk tahun ini cabang tari tradisional juga terpilih secara khusus oleh kurator festival.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

UIN KHAS Jember pada malam puncak malam ini akan mengisi panggung utama. Monolog “Sang Penjaga Budaya” akan dibawakan Rizky Eka Saputra, mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (PBA) sekaligus aktor teater UKM Komunitas Seni (KOMSI).  

Sementara itu, empat mahasiswa lain, yakni Jhil Amanah Maulidya (PIAUD), Linda Fitriyah (PIAUD), Candra Ayu Auliana (PAI), dan Khofifatur Rohmah (Tadris Matematika) akan mempersembahkan Tari Jaripah, sebuah tari khas Banyuwangi yang berakar dari mitos dalam kesenian Barong Kemiren. 

Tari Jaripah merupakan karya koreografer Subari Sofyan, terinspirasi dari cerita mitos tentang sosok Jaripah, seorang lelaki pengelana di wilayah masyarakat Osing. Nama “Jaripah” sendiri merupakan akronim dari Ja’ah Makrifat, yang bermakna pengingat agar manusia senantiasa ingat kepada Tuhan dan mampu mengendalikan nafsu dunia.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, Dr. Khoirul Faizin, menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

“Ini seperti sebuah episode yang terulang. Tahun lalu kita dipercaya menampilkan monolog di malam puncak, dan tahun ini bertambah dengan tari tradisional, ini bukti bahwa potensi mahasiswa UIN KHAS Jember, khususnya di bidang non-akademik, benar-benar bisa diperhitungkan dan terbukti mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya, Sabtu (4/10/2025).

Menurut Faizin, prestasi ini harus menjadi dorongan untuk memperkuat wadah pembinaan mahasiswa. Capaian ini menegaskan pentingnya pengembangan minat dan bakat mahasiswa secara lebih matang.

"Ke depan, pendampingan serta pelatihan harus semakin dimantapkan agar mahasiswa berpotensi, baik akademik maupun non-akademik, bisa berkembang lebih optimal,” harapnya.

Baca Juga: SPI UIN KHAS Jember Reviu RKAKL, Pastikan Rencana Anggaran Penuhi Standar

SeIBa International Festival 2024, UIN KHAS Jember juga mendapat kehormatan tampil di malam puncak melalui monolog “Engkuh Beradat Melayu” dibawakan oleh Rizal Aria Putra mahasiswa Ekonomi Syariah.

Dengan hadirnya dua cabang seni sekaligus, monolog dan tari tradisional, kini UIN KHAS Jember menegaskan konsistensinya dalam membawa warisan budaya lokal ke panggung global, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai duta budaya bangsa.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.