Rabu, 22 Jul 2026 09:36 WIB

Trenggalek Raih Penghargaan UI Green City Metric 2025

  • Penulis :
  • | Jumat, 03 Okt 2025 08:36 WIB
Foto: Kepala Bappedalitbang Kabupaten Trenggalek, Ratna Sulistiyowati saat menerima penghargaan. (Prokopim/jatimnow.com)
Foto: Kepala Bappedalitbang Kabupaten Trenggalek, Ratna Sulistiyowati saat menerima penghargaan. (Prokopim/jatimnow.com)

jatimnow.com-Kabupaten Trenggalek kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih peringkat ke-8 dalam ajang UI Green City Metric 2025. Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya, di mana Trenggalek menempati posisi ke-12 dan meraih penghargaan sebagai Peserta Baru Terbaik dalam bidang keberlanjutan (sustainability).

Penghargaan bergengsi dari Universitas Indonesia ini diberikan berdasarkan enam kategori penilaian utama, yakni penataan tata ruang dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, tata kelola sampah dan limbah, tata kelola air, akses dan mobilitas, serta tata pamong.

Baca Juga: 449 Jemaah Haji Trenggalek Tiba di Kampung Halaman, 3 Wafat di Tanah Suci

Kepala Bappedalitbang Kabupaten Trenggalek, Ratna Sulistiyowati, yang mewakili Bupati Trenggalek saat menerima penghargaan menyampaikan rasa syukurnya atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, intinya kita tahun ini mendapatkan penghargaan dari UI Green City Metric. Kita berada di peringkat 8 untuk kabupaten dengan pembangunan berkelanjutan,” ujar Ratna, Rabu (2/10/2025).

Ratna menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan motivasi untuk terus bergerak mewujudkan visi besar Kabupaten Trenggalek menuju pembangunan rendah emisi karbon.

Baca Juga: Bongkar Kasus Besar, 27 Polisi Gresik Diganjar Penghargaan

“Kalau dulu kita di peringkat 12 dan menjadi pendatang baru terbaik, maka sekarang kita naik peringkat. Ini menjadi penyemangat dalam mewujudkan Trenggalek yang Net Zero Karbon, Berpendapatan Tinggi, dan Berdaya Saing Kolektif sebagaimana visi dalam RJPD 2025–2045,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ratna menekankan pentingnya komitmen dan kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan agenda pembangunan berkelanjutan, termasuk melalui pemberdayaan masyarakat. Ia juga menyinggung pesan dari Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, terkait tantangan terbesar yang dihadapi dalam pembangunan berkelanjutan yakni keterbatasan anggaran.

Baca Juga: Ribuan Mitra MBG di Trenggalek Gelar Aksi Damai, Dukung Program Tetap Berlanjut

“Pak Bupati selalu menyampaikan bahwa jangan jadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan untuk tidak berinovasi. Justru dari keterbatasan itu, kita bisa menciptakan inovasi yang mendapat apresiasi dari berbagai pihak,” tutup Ratna.

Capaian ini menegaskan bahwa Kabupaten Trenggalek terus melangkah maju dalam pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.