Rabu, 22 Jul 2026 05:35 WIB

Fakultas Teknik Ubaya Buka Peminatan Energi Terbarukan di Teknik Elektro

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 23 Sep 2025 19:23 WIB
Guru Besar Energi Terbarukan Prof Elieser, Dekan Fakultas Teknik Ir. Eric Wibisono, Ph.D., IPU, Rektor Ubaya Dr. Benny Lianto, Managing Director Utomo Group Anthony Utomo. (Foto/Humas Ubaya)
Guru Besar Energi Terbarukan Prof Elieser, Dekan Fakultas Teknik Ir. Eric Wibisono, Ph.D., IPU, Rektor Ubaya Dr. Benny Lianto, Managing Director Utomo Group Anthony Utomo. (Foto/Humas Ubaya)

jatimnow.com - Fakultas Teknik Universitas Surabaya (FT Ubaya) resmi membuka peminatan baru Renewable Energy pada Program Studi Teknik Elektro. Peresmian berlangsung Selasa (23/9/2025) di Gedung MA lantai 6, Kampus Tenggilis, Surabaya.

Salah satu penggagas peminatan, Prof. Elieser Tarigan, Ph.D., Guru Besar bidang Energi Terbarukan, menjelaskan bahwa riset mengenai energi terbarukan di Ubaya telah dilakukan sejak lama.

Baca Juga: Guru Besar Teknik Kimia Ubaya Masuk Jajaran Peneliti Elite Dunia

“Sejak 2009 kami mendirikan Pusat Studi Lingkungan dan Energi Terbarukan (PUSLET). Berbagai hibah penelitian dari pemerintah juga mendukung kegiatan riset ini. Bahkan, mata kuliah energi terbarukan sudah masuk dalam kurikulum Teknik Elektro, termasuk program pertukaran mahasiswa asing yang tertarik dengan bidang tersebut,” ungkap Prof. Elieser.

Menurutnya, ketersediaan sumber daya dosen dan fasilitas laboratorium membuat Ubaya optimistis membuka peminatan ini. “Selain faktor kesiapan, kebutuhan tenaga kerja di bidang energi terbarukan terus meningkat. Karena itu mahasiswa perlu dibekali keahlian sejak dini,” tambahnya.

Prof. Elieser menekankan, pembukaan peminatan Renewable Energy selaras dengan target pemerintah dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). Indonesia menargetkan bauran energi terbarukan sebesar 19–23% pada 2030, serta Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

“Mahasiswa akan dibekali keahlian energy management dan perancangan sistem kelistrikan berbasis energi terbarukan. Contohnya, merancang integrasi bahan bakar minyak pada kendaraan dengan tenaga surya melalui panel surya. Keahlian ini bahkan bisa dikembangkan ke arah wirausaha, misalnya dengan membuka jasa manajemen energi bagi perusahaan,” jelasnya.

Baca Juga: APL Resmikan PLTS Atap di Sidoarjo, Pangkas Emisi 264 Ton per Tahun

Rektor Universitas Surabaya, Dr. Benny Lianto, menegaskan bahwa kampus terus beradaptasi dengan kebutuhan masa depan.

“Ubaya berkomitmen membuka peminatan yang relevan dengan tantangan global. Dengan Renewable Energy, kami turut mendukung program pemerintah di bidang ketahanan energi. Kami juga membuka ruang kerja sama riset dan inovasi dengan berbagai pihak,” tutur Benny.

Ia berharap, peminatan ini mampu menarik minat siswa SMA yang ingin berkarier di bidang energi hijau. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi juga menghasilkan karya inovatif bersama dosen,” tambahnya.

Baca Juga: 22 Lulusan SMA Santo Carolus Surabaya Berhasil Tembus PTN

Dengan hadirnya Renewable Energy, kini Program Studi Teknik Elektro FT Ubaya memiliki tiga peminatan utama: Biomedical Engineering, Intelligent Robotics, dan Renewable Energy

Langkah ini memperkuat posisi Ubaya sebagai kampus yang proaktif menyiapkan generasi unggul dalam menghadapi transisi energi dan era keberlanjutan.

 

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.