Sabtu, 06 Jun 2026 20:03 WIB

Cak Ning Surabaya 2025, Saatnya Pemuda Berkontribusi

Ratusan anak muda Surabaya telah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi PCNS 2025. (Foto/Dok Paguyuban Cak Ning Surabaya)
Ratusan anak muda Surabaya telah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi PCNS 2025. (Foto/Dok Paguyuban Cak Ning Surabaya)

jatimnow.com - Pemilihan Cak Ning Surabaya (PCNS) 2025 resmi dimulai pada 19 September 2025, menandai dimulainya ajang bagi pemuda-pemudi Surabaya untuk beradu gagasan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pengembangan pariwisata kota. Ajang ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya bersama

Ratusan anak muda Surabaya telah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi PCNS 2025. Para peserta yang berusia antara 18 hingga 24 tahun ini akan bersaing untuk menunjukkan gagasan dan kontribusi terbaik mereka. Grand Final PCNS 2025 akan digelar pada 12 Oktober 2025 di Balaikota Surabaya dan akan disaksikan langsung oleh Walikota Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"The Soul of Collaboration" dipilih sebagai tema besar PCNS 2025. Tema ini dipilih untuk menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan Surabaya.

Disbudporapar Kota Surabaya menilai, tema tersebut sangat tepat untuk menggambarkan era kolaborasi saat ini, di mana pembangunan sumber daya dan kebermanfaatan akan lebih nyata dirasakan ketika masyarakat saling bahu-membahu, tolong-menolong, dan bergotong-royong.

Ketua Dewan Kehormatan Cak dan Ning Surabaya, Cak Berry, menjelaskan bahwa Cak dan Ning memiliki peran penting dalam mempromosikan pariwisata, kebudayaan, serta nilai-nilai sosial yang menjadi ciri khas Kota Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Cak dan Ning ditantang untuk bergotong-royong, menunjukkan komitmen, dan aksi nyata yang bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat melalui kebudayaan dan pariwisata," kata Cak Berry.

Ketua panitia pemilihan, Ning Nasya, mengungkapkan bahwa peserta pemilihan akan diuji wawasan dan pengetahuannya tentang sejarah, kebudayaan, pariwisata, dan kultur sosial di Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Peserta pemilihan akan diuji dengan wawasan dan pengetahuan tentang sejarah, kebudayaan, pariwisata, dan kultur sosial di Surabaya," ungkap Ning Nasya.

Sementara iru, Ketua Umum Paguyuban Cak Ning Surabaya, Ning Zerlin, menambahkan bahwa seleksi akan memilih 15 Cak dan 15 Ning terbaik yang akan unjuk gigi di Grand Final. Para pemenang diharapkan dapat menjadi agen perubahan dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pembangunan Kota Surabaya.
"
Melalui Pemilihan Cak dan Ning Surabaya 2025, kami berharap dapat mengangkat potensi pemuda-pemudi Surabaya sebagai generasi penerus yang tidak hanya berwawasan luas, tetapi juga siap berkolaborasi dalam memajukan kebudayaan dan pariwisata kota ini serta memberi manfaat bagi masyarakat," pungkas Ning Zerlin.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.