Rabu, 22 Jul 2026 04:26 WIB

Cak Ning Surabaya 2025, Saatnya Pemuda Berkontribusi

Ratusan anak muda Surabaya telah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi PCNS 2025. (Foto/Dok Paguyuban Cak Ning Surabaya)
Ratusan anak muda Surabaya telah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi PCNS 2025. (Foto/Dok Paguyuban Cak Ning Surabaya)

jatimnow.com - Pemilihan Cak Ning Surabaya (PCNS) 2025 resmi dimulai pada 19 September 2025, menandai dimulainya ajang bagi pemuda-pemudi Surabaya untuk beradu gagasan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pengembangan pariwisata kota. Ajang ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya bersama

Ratusan anak muda Surabaya telah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi PCNS 2025. Para peserta yang berusia antara 18 hingga 24 tahun ini akan bersaing untuk menunjukkan gagasan dan kontribusi terbaik mereka. Grand Final PCNS 2025 akan digelar pada 12 Oktober 2025 di Balaikota Surabaya dan akan disaksikan langsung oleh Walikota Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"The Soul of Collaboration" dipilih sebagai tema besar PCNS 2025. Tema ini dipilih untuk menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan Surabaya.

Disbudporapar Kota Surabaya menilai, tema tersebut sangat tepat untuk menggambarkan era kolaborasi saat ini, di mana pembangunan sumber daya dan kebermanfaatan akan lebih nyata dirasakan ketika masyarakat saling bahu-membahu, tolong-menolong, dan bergotong-royong.

Ketua Dewan Kehormatan Cak dan Ning Surabaya, Cak Berry, menjelaskan bahwa Cak dan Ning memiliki peran penting dalam mempromosikan pariwisata, kebudayaan, serta nilai-nilai sosial yang menjadi ciri khas Kota Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Cak dan Ning ditantang untuk bergotong-royong, menunjukkan komitmen, dan aksi nyata yang bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat melalui kebudayaan dan pariwisata," kata Cak Berry.

Ketua panitia pemilihan, Ning Nasya, mengungkapkan bahwa peserta pemilihan akan diuji wawasan dan pengetahuannya tentang sejarah, kebudayaan, pariwisata, dan kultur sosial di Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Peserta pemilihan akan diuji dengan wawasan dan pengetahuan tentang sejarah, kebudayaan, pariwisata, dan kultur sosial di Surabaya," ungkap Ning Nasya.

Sementara iru, Ketua Umum Paguyuban Cak Ning Surabaya, Ning Zerlin, menambahkan bahwa seleksi akan memilih 15 Cak dan 15 Ning terbaik yang akan unjuk gigi di Grand Final. Para pemenang diharapkan dapat menjadi agen perubahan dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pembangunan Kota Surabaya.
"
Melalui Pemilihan Cak dan Ning Surabaya 2025, kami berharap dapat mengangkat potensi pemuda-pemudi Surabaya sebagai generasi penerus yang tidak hanya berwawasan luas, tetapi juga siap berkolaborasi dalam memajukan kebudayaan dan pariwisata kota ini serta memberi manfaat bagi masyarakat," pungkas Ning Zerlin.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.