Selasa, 28 Jul 2026 14:58 WIB

Diduga Sakit, Narapidana Teroris Asal Surabaya Meninggal Dunia

  • Penulis :
  • | Minggu, 14 Okt 2018 14:21 WIB
Tim Densus 88 dan Tim Gegana Polda Jatim saat melakukan penggeledahan kontrakan Agus Trimulyono di Tanah Merah II/21, Surabaya, 19 Juni 2017 silam.
Tim Densus 88 dan Tim Gegana Polda Jatim saat melakukan penggeledahan kontrakan Agus Trimulyono di Tanah Merah II/21, Surabaya, 19 Juni 2017 silam.

jatimnow.com - Seorang narapidana kasus terorisme (napiter) asal Surabaya dikabarkan dilarikan ke rumah sakit dari Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Napiter itu diketahui bernama Agus Trimulyono (38), warga Lebak Rejo, Tambaksari, Surabaya.

Informasi yang diterima jatimnow.com, jasad Agus dimakamkan di TPU (tempat pemakaman umum) Rangka, Surabaya, Minggu (14/10/2018) sekitar pukul 01.00 Wib. Pemakaman Agus dilakukan oleh keluarga besarnya dan warga sekitar 30 orang.

Meninggalnya napiter Agus Trimulyono itu dibenarkan Camat Tambaksari, Ridwan Mubarun. Menurutnya, jasad Agus tiba di rumah duka di Lebak Rejo Utara Gang 8 No 70, Tambaksari, Surabaya dan di makamkan di TPU Rangka, Kenjeran, Surabaya.

"Informasi yang kami terima, yang bersangkutan meninggal dunia karena sakit kanker paru-paru," sebut Ridwan saat dikonfirmasi jatimnow.com, Minggu (14/10/2018) siang.

Agus sendiri merupakan teroris yang ditangkap pada 19 Juni 2017 silam di kontrakannya di daerah Tanah Merah II/21, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. Pria yang akrab disapa Pak Jenggot itu disergap Tim Densus 88 usai salat dhuhur di masjid setempat.

Saat itu, sebelum menangkap Agus, pada pukul 08.30 Wib, Densus 88 menangkap Syahrul Munif di Jalan Wijaya No. 11A Kel. Pagentan Kec. Singosari Kabupaten Malang. Kemudian Densus bergerak ke Surabaya dan sekitar pukul 11.40 Wib menangkap Agus di Jalan Tanah Merah II, Kenjeran Surabaya.

Dua orang itu (Syahrul dan Agus) merupakan jaringan Salim Mubarok Attamimi alias Abu Jandal al Yameni al-Indonesia yang berafiliasi dengan ISIS. Sedangkan Abu Jandal, merupakan pentolan ISIS asal Indonesia yang pernah menantang Panglima TNI melalui YouTube beberapa tahun silam.

Syahrul dan Agus ditangkap setelah diduga pernah ikut dalam deklarasi ISIS di Mega Mendung, Malang. Informasinya Agus divonis 4 tahun penjara dan ditahan di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.






Baca Juga: Data Korban Tabrakan Mobil Rombongan Umroh Vs Bus di Duduksampeyan Gresik

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.