Rabu, 22 Jul 2026 09:34 WIB

Petra Christian University Lahirkan Global Socioleader di Wisuda ke-88

Rektor Petra Christian University, Prof. Djwantoro Hardjito, memberi selamat kepada salah satu wisudawan. (Foto/Humas PCU)
Rektor Petra Christian University, Prof. Djwantoro Hardjito, memberi selamat kepada salah satu wisudawan. (Foto/Humas PCU)

jatimnow.com - Petra Christian University (PCU) menggelar wisuda ke-88 dengan meluluskan ribuan wisudawan yang siap menjadi pemimpin global yang adaptif dan berintegritas.

Acara yang berlangsung meriah di Auditorium Gedung Q pada 12-13 September 2025 ini, menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk mengaplikasikan ilmu dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.

Baca Juga: Muharram Camp BSI Maslahat Bekali Anak Yatim Mental dan Spiritual

Sebanyak 1.127 wisudawan dari berbagai program studi dan jenjang pendidikan resmi menyandang gelar sarjana maupun pascasarjana.

Rektor PCU, Prof. Djwantoro Hardjito, memberikan pesan inspiratif kepada para wisudawan untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.

"Jadilah pemimpin yang kompeten, berkarakter unggul, dan siap memberi dampak bagi keluarga, gereja, masyarakat, bangsa, dan dunia. Jangan lupa, tetaplah rendah hati dan bersandar pada kasih karunia Tuhan," ujarnya.

PCU menerapkan pendekatan Whole Person Education (WPE) yang membekali mahasiswa dengan kompetensi, karakter, dan future skills yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Hal ini diyakini dapat menghasilkan lulusan yang adaptif dan mampu bersaing di era disrupsi.

"Dengan bekal itu, kami yakin lulusan Petra Christian University bisa adaptif, siap memimpin, dan memberi dampak, baik di tingkat lokal maupun global," imbuh Prof. Djwantoro.

Baca Juga: Maria Apriliani, Doktor Muda Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Internasional

Prof. Djwantoro juga menyampaikan kabar gembira mengenai akreditasi program studi di PCU. Sebagian besar program studi sarjana telah meraih akreditasi unggul, peringkat tertinggi yang diberikan oleh pemerintah.

Selain itu, 12 program studi juga telah meraih akreditasi internasional dari lembaga-lembaga bereputasi seperti IABEE, KAAB, AQAS, dan AUN-QA.

"Prestasi ini menunjukkan bahwa meskipun para mahasiswa belajar di tanah air, kualitas dan kredibilitas mereka diakui secara internasional," lanjutnya.

Baca Juga: Kisah Dr. Sentot Purwandi, Alumni Farmasi UNAIR yang Pantang Menyerah

PCU juga mencatatkan namanya dalam QS-Asia University Ranking tahun 2025, sebagai Top 20 di ranah nasional dan Top 100 di Asia Tenggara. Hal ini semakin mengukuhkan posisi PCU sebagai salah satu universitas swasta terkemuka di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Djwantoro menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada para wisudawan, terutama kepada orang tua, wali, dosen, dan tenaga kependidikan.

"Terima kasih terkhusus untuk para orang tua dan wali, rekan-rekan dosen dan tenaga kependidikan, yang dengan doa, cinta, dan pengorbanannya, telah mengiringi perjalanan anak-anak tercinta hingga mencapai titik sekarang," pungkasnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.