Senin, 27 Jul 2026 22:50 WIB

Solidaritas Warga, UKWMS Ingatkan Pentingnya Aksi Nyata di Era Digital

Project Manager Reach to Recovery, Caroline Ika (kiri) salah satu narasumber Studium Generale FIKOM UKWMS (Foto/dok. FIKOM UKWMS)
Project Manager Reach to Recovery, Caroline Ika (kiri) salah satu narasumber Studium Generale FIKOM UKWMS (Foto/dok. FIKOM UKWMS)

jatimnow.com - Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) menggelar Studium Generale bertema "Membangun Solidaritas Warga di Era Digital" pada Selasa (9/9/2025). Acara ini membahas bagaimana teknologi komunikasi dapat menjadi ruang baru untuk membangun kesadaran dan menggerakkan kepedulian terhadap isu-isu sosial.

Dosen FIKOM UKWMS, Anastasia Yuni, menjelaskan bahwa media digital saat ini bukan hanya alat, melainkan medium yang menyusun ulang cara manusia berinteraksi dan bertahan hidup.

Baca Juga: Viral Video Oknum Anggota Polres Jember Diduga Nyabu, Ini Penjelasan Wakapolres

"Teknologi memungkinkan kita membangun solidaritas dan tindakan kolektif," ujarnya.

Namun, Anastasia juga menegaskan pentingnya aksi solidaritas nyata sebagai wujud kepedulian. "Sambil rebahan pun kita bisa terlibat dalam berbagai problem sosial melalui media sosial. Jadilah bagian dari gelombang besar solidaritas, karena itu satu-satunya cara kita bisa berperan di era liberal yang tidak terbendung," ajaknya.

Caroline Ika, Project Manager Reach to Recovery Surabaya, sebuah komunitas yang beranggotakan survivor, warrior, dan relawan penderita kanker, sependapat dengan hal tersebut.

Baca Juga: Tiga Warga Sidotopo Jadi Korban Dugaan Perampasan dan Penganiayaan Saat HUT Persebaya

"Solidaritas digital adalah langkah awal yang baik, tetapi akan jauh lebih berdampak jika dilanjutkan dengan aksi nyata. Penting untuk hadir secara langsung, berempati, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial," terangnya.

Sementara Dosen FIKOM UKWMS, Putra Aditya Lapalelo turut menyampaikan refleksi kritisnya. Menurutnya, solidaritas seharusnya menjadi impian kaum muda akademik. Cita-cita akademik yang kritis tidak akan tercapai tanpa adanya gerakan solidaritas, baik di ruang digital maupun fisik.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

"Keduanya harus saling bersinergi untuk membentuk warga yang kritis terhadap realitas sosial," pungkas Aditya.

Studium Generale ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa dan masyarakat umum untuk lebih aktif terlibat dalam aksi solidaritas, baik secara online maupun offline, demi menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitar.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.