Rabu, 22 Jul 2026 12:00 WIB

Harpelnas, BPJS Ketenagakerjaan Sambangi Peserta di RKZ Surabaya

BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Surabaya Karimunjawa mengunjungi Sri Nur Oktavianto di Rumah Sakit Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya (RKZ). (Foto: Ali Masduki/JatimNow.com)
BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Surabaya Karimunjawa mengunjungi Sri Nur Oktavianto di Rumah Sakit Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya (RKZ). (Foto: Ali Masduki/JatimNow.com)

jatimnow.com - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Surabaya Karimunjawa menggelar serangkaian kegiatan istimewa dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) yang jatuh pada 4 September. Perayaan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan peserta dan memberikan pelayanan sepenuh hati.

Mengusung tema "Andai Tau Duluan, Dilayani Sepenuh Hati, Bisa Jadi Kisah Kebahagiaan," BPJS Ketenagakerjaan ingin menekankan pentingnya edukasi sejak dini mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Usung Strategi 3C untuk Perluas Jaminan Pekerja

Tema ini selaras dengan kampanye BPJS Ketenagakerjaan tahun 2025, "Andai Tau Duluan," yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa, Adventus Edison Souhuwat, menyambut hangat para peserta yang hadir di kantor cabang. Sonny, sapaan akrabnya, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan oleh para pekerja.

"Saya atas nama pribadi dan BPJS Ketenagakerjaan mengucapkan selamat Hari Pelanggan Nasional bagi seluruh peserta. Merupakan sebuah kebanggaan bagi kami telah diberi kepercayaan untuk melindungi pekerja di seluruh Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik agar pekerja dan keluarga bisa benar-benar merasakan manfaat dari program pemerintah ini," ujar Sonny.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, Kepala Bidang Hubungan Industrial Syarat Kerja dan Jamsostek Disperinaker Kota Surabaya, Tranggono Wahyu Wibowo, serta Wakil Kepala Wilayah Keuangan dan Manajemen Risiko Kanwil Jatim, Purwantono.

Agus Hebi Djuniantoro menegaskan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dalam menjaga stabilitas ekonomi para pekerja dan keluarga.

"Jaminan sosial ketenagakerjaan memegang peranan penting dalam menjaga kestabilan ekonomi para pekerja dan keluarga saat mengalami risiko akibat berhenti bekerja, mengalami kecelakaan hingga kematian," ungkap Hebi.

Baca Juga: Indonesia Pimpin Sidang Pleno BRICS Trade Union Forum 2026 di India

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memastikan diri dan orang-orang di sekitar mereka terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam acara tersebut, dilakukan penyerahan santunan secara simbolis kepada ahli waris dari dua peserta yang meninggal dunia, yaitu Misnahwati dan Tutik Aminingsih, yang keduanya bekerja di Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya.

Masing-masing ahli waris menerima santunan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp42 juta. Selain itu, santunan Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), dan beasiswa pendidikan sebesar Rp113 juta juga diberikan kepada ahli waris dari Safitri Agung Pratestha, seorang tenaga kerja PDAM Surya Sembada Kota Surabaya.

Sebagai wujud empati, Sonny juga mengunjungi Sri Nur Oktavianto di Rumah Sakit Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya (RKZ).

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan PEKA, Ahli Waris Dibina Jadi Wirausaha

Sri Nur Oktavianto adalah seorang peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja saat perjalanan pulang. Beruntung, seluruh biaya perawatan Sri Nur Oktavianto ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan hingga sembuh.

Sonny menuturkan bahwa kisah Sri Nur Oktavianto adalah gambaran nyata bahwa risiko dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.

"Manfaat yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan menjadi bukti bahwa negara hadir untuk melindungi seluruh pekerja Indonesia," pungkasnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.