Rabu, 22 Jul 2026 15:10 WIB

Klarifikasi Polda Jatim Tangani Demo Ricuh Surabaya Pakai Gas Air Mata

  • Penulis :
  • | Sabtu, 30 Agu 2025 00:31 WIB
Penggunaan gas air mata dalam pembubaran demo di Depan Gedung Grahadi (foto: Dini for jatimnow.com)
Penggunaan gas air mata dalam pembubaran demo di Depan Gedung Grahadi (foto: Dini for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto memberi klarifikasi terkait pengamanan massa demo ricuh di Surabaya menggunakan gas air mata.

Nanang mengatakan, langkah itu ditempuh setelah upaya persuasif tidak diindahkan oleh demonstran.

Baca Juga: BEM SI Jatim Bakal Kepung Grahadi, Rakyat Surabaya Menggugat Hari Ini

Sebelum gas air mata dilepaskan, aparat terlebih dahulu melakukan imbauan simpatik, barikade, hingga penyemprotan air.

“Proses pengamanan ada SOP-nya. Pertama imbauan, lalu barikade. Begitu kawat pengaman dirusak, kita bertahan. Setelah ada peringatan, tetap tidak mundur, kita semprot air," ujar Nanang, sapaan akrabnya, Jumat (29/8/2025).

"Tapi justru mereka makin beringas, ada pembakaran, perusakan CCTV, hingga pelemparan dengan paving. Bahkan ada motor yang dibakar,” imbuh Nanang.

Baca Juga: BBM Gratis untuk 150 Ojol Warnai HUT Surabaya ke-733

Nanang menambahkan, aparat sama sekali tidak menggunakan senjata api maupun peluru, baik peluru tajam maupun karet.

“Tidak ada kami menggunakan senjata. Apalagi peluru tajam. Yang kami gunakan hanya gas air mata, supaya massa mundur dan situasi terkendali,” ucapnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Bagikan Bantuan BBM dan Sembako ke 160 Ojol di Malang

Nanang berharap seluruh elemen masyarakat Jawa Timur dapat menjaga kondusivitas dan tidak merusak fasilitas publik yang sejatinya merupakan milik bersama.

“Dari pada dipakai merusak fasilitas umum, lebih baik anggaran digunakan untuk kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Saya yakin sederek kabeh warga Jawa Timur pasti sayang Jawa Timur. Ayo kita jaga bersama,” ujarnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.