Rabu, 22 Jul 2026 03:01 WIB

Kepuasan Warga Jatim pada Khofifah-Emil Meningkat, Ini Alasannya!

Baihaki saat memaparkan hasil surveinya (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Baihaki saat memaparkan hasil surveinya (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Lembaga Survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei kepuasan warga Jawa Timur pada kinerja Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. Hasilnya, kepuasan warga Jatim terhadap kinerja Khofifah-Emil meningkat.

"Pada periode 100 hari kerja pertama di periode kedua, kepuasan warga berkisar 75 persen. Kini sudah meningkat menjadi 80,5 persen pada 6 bulan bekerja," kata Direktur Utama Baihaki Sirajt saat paparan di Surabaya, Jumat (22/8/2025).

Baca Juga: Gubernur Khofifah Lepas Karnaval Budaya di Alun-Alun Bangkalan, Ini Harapannya

Dalam survei ARCI, sebanyak 80,5% responden menyatakan puas kinerja Khofifah-Emil memimpin Jatim selama 6 bulan di periode kedua. Sementara 19,5% responden menyatakan tidak puas.

Baihaki membeberkan sejumlah faktor yang membuat kepuasan kinerja Khofifah-Emil meningkat. Di antaranya munculnya sejumlah program Khofifah-Emil yang mulai terasa di tengah masyarakat.

"Salah satu yang mendongkrak adalah kebijakan pemutihan pajak. Kebijakan ini sebenarnya sudah rutin dilakukan oleh Khofifah-Emil, namun memang kemarin sangat ditunggu-tunggu oleh warga karena provinsi lain sudah menerapkan kebijakan tersebut," katanya.

"Ketika diterapkan pada pertengahan Juli kemarin, turut mendongkrak kepuasan warga terhadap kinerja Khofifah-Emil," tambahnya.

Dalam survei ARCI, kepuasan warga terhadap kebijakan pemutihan pajak di angka 82,1%. Responden yang menyatakan kurang puas sebesar 13,3%, dan sangat kurang puas sebesar 4,6%.

Baca Juga: Khofifah Sebut ALLPACK Surabaya Perkuat Hilirisasi dan Daya Saing IKM

Kemudian kepuasan warga terhadap program Bus Trans Jatim di angka 79,1%. Responden yang menyatakan kurang puas sebanyak 15,3%, dan sangat kurang puas 5,6%.

Lalu dalam program di sektor kelautan dan perikanan, kepuasan warga mencapai 80,1%. Responden yang menyatakan kurang puas di angka 12,3%, dan sangat kurang puas di angka 7,6%.

Selanjutnya pada program Perempuan Tangguh Mandiri (bantuan kewirausahaan inklusif produktif), kepuasan warga di angka 77,1%. Sebanyak 16,3% responden menyatakan kurang puas, dan 6,6% sangat kurang puas.

Lalu program Beasiswa SMA/SMK Swasta dari Pemprov Jatim, 79,1% responden menyatakan puas. Sebanyak 14,3% responden menyatakan kurang puas, dan 6,6% sangat kurang puas.

Baca Juga: Khofifah Dorong KUPS Naik Kelas melalui Hilirisasi dan Agroforestri Kopi

Kemudian program Jatim Lestari dalam hal penanganan sampah dan lingkungan hidup di Jawa Timur, 81,9% responden menyatakan puas. Sementara 10,5% responden menyatakan kurang puas, dan 7,6% sangat kurang puas.

Baihaki juga mengungkap sejumlah harapan warga Jatim kepada Khofifah-Emil. Di antaranya perbaikan jalan, SMA/SMK tanpa pungli.

"Kemudian ada meningkatkan pelayanan kesehatan, mengatasi pengangguran, hingga pemerataan kesejahteraan," tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.