Sabtu, 06 Jun 2026 19:13 WIB

22 Ribu Guru Ngaji di Jember Bakal Terima Dana Insentif Tahun Ini

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 07 Agu 2025 11:40 WIB
Foto : Bupati Jember Gus Fawait saat silaturahmi dengan guru ngaji (Diskominfo/jatimnow.com)
Foto : Bupati Jember Gus Fawait saat silaturahmi dengan guru ngaji (Diskominfo/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Jember memberikan insentif guru ngaji di tahun 2025 ini. Terdapat 22 ribu guru ngaji yang menerima dana insentif tersebut. Jumlah ini merupakan yang terbesar selama ini. Program pemberian dana insentif ini dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji, yang telah menjadi pilar pendidikan moral dan spiritual di tengah masyarakat.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan guru ngaji ini berasal dari 248 desa dan kelurahan. Total mereka mendapatkan data sebanyak 24.506 guru ngaji. Namun setelah dilakukan proses penyaringan adminitrasi hanya 22 ribu yang dinyatakan memenuhi syarat.

Baca Juga: Data Warga Miskin Dibenahi, BP Taskin Puji Langkah Pemkab Jember

“Kami menerima total 24.506 data guru ngaji, hasil musyawarah desa dan kelurahan. Setelah penyaringan administrasi dan pengecekan kelayakan, terdapat 462 data TMS (tidak memenuhi syarat) karena alasan seperti pindah, meninggal dunia, atau jumlah santri kurang dari 10 orang,” ujarnya, Rabu (5/8/2025).

Setelah proses verifikasi, jumlah final guru ngaji yang akan diverifikasi lanjutan adalah 24.044 orang. Mengingat kuota penerima insentif tahun ini adalah 22.000 orang, maka proses padan data NIK dengan Dispendukcapil menjadi sangat krusial dan ditargetkan selesai dalam 3 hingga 4 hari ke depan.

“Setelah padan data selesai, minggu kedua Agustus kami akan turunkan kembali data tersebut ke desa dalam proses uji publik selama tiga hari. Jika tidak ada sanggahan, maka akan dilanjutkan dengan verifikasi administrasi dan pembukaan rekening Bank Jatim,” terangnya.

Baca Juga: Pertamina Jual Paket Sembako Rp211 Ribu Seharga Rp30 Ribu di Jember

Program ini juga mencatat peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun 2024 lalu jumlah penerima insentif guru ngaji sekitar 19 ribu orang.

Bupati Jember Muhammad Fawait, menegaskan guru ngaji adalah sosok yang wajib dihormati dan dimuliakan. Menurutnya guru ngaji adalah tokoh yang sangat berjasa dalam membangun karakter generasi bangsa.

Baca Juga: Pengerjaan Food Street Jember Dikebut, Jamin tak Ganggu Peribadatan di Gereja

“Ini adalah bentuk keseriusan kami menjadikan guru ngaji sebagai mitra strategis dalam membangun Jember dari sisi spiritual dan akhlak. Kita ingin guru ngaji sejahtera, agar mereka semakin semangat membina generasi muda kita," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.