Selasa, 21 Jul 2026 23:35 WIB

ITS dan Kemenekraf Jalin Sinergi, Dorong Ekonomi Kreatif Nasional

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 05 Agu 2025 11:11 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya BSc MT (kiri) meninjau karya pameran AnimaxplainITS di GRIT ITS. (Foto: Humas ITS for JatimNow.com)
Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya BSc MT (kiri) meninjau karya pameran AnimaxplainITS di GRIT ITS. (Foto: Humas ITS for JatimNow.com)

jatimnow.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) semakin mengukuhkan komitmennya dalam pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia.

Hal itu terlihat dari kunjungan Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, ke Gedung Riset dan Inovasi Teknologi (GRIT) ITS pada Senin (4/8).

Baca Juga: ITS Kenalkan Traktor Listrik Berbentuk Perahu, Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan

Kunjungan tersebut menandai langkah awal kolaborasi strategis antara ITS dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Dalam kunjungannya, Menekraf Riefky Harsya menegaskan pentingnya pengembangan industri kreatif sebagai solusi lapangan kerja bagi generasi muda.

"Industri kreatif merupakan sektor penting yang perlu terus dikembangkan. Komitmen ini selaras dengan upaya ITS melalui GRIT," ujar Riefky.

Ia menambahkan bahwa pemerintah memandang ekonomi kreatif sebagai mesin penggerak ekonomi nasional dan kolaborasi dengan akademisi sangat krusial dalam menciptakan ekosistem inovatif yang berkelanjutan.

Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menjelaskan bahwa GRIT ITS menjadi wadah bagi sivitas akademika untuk memamerkan karya-karya inovatif dengan potensi komersial tinggi.

"Khususnya pada kunjungan ini, karya-karya dari Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (FDKBD) ITS dan Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains Teknologi (DIKST) ITS ditampilkan," jelas Prof. Bambang.

Baca Juga: ITS Kembangkan Alat Panjat Kelapa, Petani Bisa Panen Lebih Cepat dan Aman

Ia menilai sinergi perguruan tinggi dan kementerian akan membuka peluang inovasi dan kolaborasi yang berkelanjutan.

Manajer Senior Inkubator dan Layanan Bisnis Inovatif (ILBI) ITS, Baroto Tavip Indrojarwo, memaparkan langkah-langkah konkret ITS dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif.

Salah satunya adalah Program Ekonomi Kreatif ITS yang melibatkan berbagai elemen terkait inovasi dan industri kreatif.

"Tujuannya adalah untuk menjadi katalis lahirnya inovasi kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional dan global," kata Baroto.

Baca Juga: UNUSA Tembus 3 Besar Nasional Bidang Kesehatan Versi THE Impact 2026

Program ini meliputi pengembangan kolaborasi antara teknologi, keilmuan, dan industri kreatif, seperti Rumah Animasi ITS, AnimaxplainITS, dan rencana pembangunan rumah komik digital dan gim ITS. ITS juga berencana membangun gedung industri kreatif sebagai wadah pengembangan produk.

Kunjungan ini sejalan dengan poin ke-17 Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

"Saya berharap kolaborasi dengan ITS ini dapat menciptakan mesin pertumbuhan baru yang berakar dari daerah," tutup Baroto.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.