Sabtu, 06 Jun 2026 19:32 WIB

Visi Misi 4 Calon Sekda Surabaya

4 Calon Sekda Surabaya saat menyampaikan Visi dam Misinya (foto: Humas Pemkot Surabaya for jatimnow.com)
4 Calon Sekda Surabaya saat menyampaikan Visi dam Misinya (foto: Humas Pemkot Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - 4 Visi Misi Calon Sekretaris Daerah (Sekda) Surabaya dalam membangun kota Pahlawan telah disampaikan pada panitia seleksi (Pansel).

Pertama, Dedik Irianto (Kepala Dinas Lingkungan Hidup Surabaya). Ia menyampaikan tentang Peran Strategis Sekretaris Daerah dalam Mewujudkan Sinergitas yang Kuat dan Komprehensif dalam Pembangunan Partisipasi untuk Menuju Surabaya Kota Dunia.

Baca Juga: Sekda Surabaya Dilantik, DPRD: Harus Bisa jadi Konektor dan Elaborator

Kedua, Rachmad Basari (Kepala Badan Pendapatan Daerah Surabaya). Dalam kepemimpinannya jika menjadi Sekda ia akan fokus pada Penguatan Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat melalui Kolaborasi Multi-Stakeholder dan Optimalisasi Sumber Daya Daerah.

Ketiga, Lilik Arijanto (Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Surabaya). Ia memaparkan tentang Kolaborasi Erat dan Sinergi Kuat Bersama Pemangku Kepentingan Mengawal Transformasi Kota Surabaya Menuju Kota Dunia yang Maju, Humanis, dan Berkelanjutan. 

Dan keempat, Eddy Christijanto (Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Surabaya) dibawah kepemimpinannya, ia akan fokus pada Strategi Koki Birokrasi, yakni Akselerasi Transformasi Surabaya sebagai Global Smart City yang Maju, Humanis, dan Berkelanjutan.

Ketua Pansel, Prof Dr Fendy Suhariadi mengatakan keempat calon yang merupakan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut memiliki kompetensi dan rekam jejak yang baik.

"Kami memberikan data apa adanya tentang para calon. Suasana wawancara berlangsung serius, namun santai dan tidak tegang. Setiap calon memiliki kelebihan dan kekurangan yang berimbang. Mereka semua bagus-bagus karena sudah melewati proses panjang, mendaftar sendiri, dan merupakan kepala OPD yang ahli di bidangnya masing-masing," kata Prof Fendy.

Ia menambahkan, poin utama dalam penilaian adalah kesesuaian visi misi calon dengan visi Wali Kota Eri. 

Baca Juga: 4 Nama Mendaftar Posisi Sekda Surabaya

Tim pansel juga menguji integritas dan kejujuran para calon dengan meminta mereka menilai diri sendiri dalam skala 10-100.

"Calon Sekda akan menjadi orkestrator Pak Wali untuk mengadministrasikan dan mengkolaborasikan semua OPD," imbuhnya. 

Prof Fendy menjelaskan bahwa tugas pansel telah selesai setelah menyerahkan hasil penilaian kepada Wali Kota Eri. 

"Tugas kami sebagai pansel selesai setelah menyerahkan hasil keempat calon ini. Mengenai batas waktu penyerahan kepada Pak Wali, itu ada di Bu Ira (Kepala BKSDM Surabaya), bukan pada kami," jelasnya.

Baca Juga: Live Streaming Seleksi Sekda Surabaya, DPRD: Jangan Hanya Tontonan Tanpa Kontrol

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Pansel, Indah Wahyuni selaku Kepala Bagian Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur menambahkan bahwa kompetensi, pendidikan, dan rekam jejak para calon bagus serta memenuhi syarat.

"Kemampuan mereka juga berimbang. Wawancara cukup panjang, tetapi suasananya tidak tegang dan santai. Mereka adalah talenta-talenta terbaik dari Kota Surabaya. Siapa pun yang terpilih nantinya, semoga itu yang terbaik untuk Surabaya,” pungkasnya.

Dalam seleksi calon Sekda Surabaya ini, Eri Cahyadi menunjuk lima Pansel. Yakni Aba Subagja, S.Sos., (Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur Menpan-RB), Prof. Dr. Fendy Suhariadi, MT., Psikolog (Koordinator Program Studi S3 Pengembangan SDM Sekolah Pasca Sarjana Universitas Airlangga), Prof. Ir. Hera Widyastuti, M.T., Ph.D (Akademisi Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., M.B.A., Ph.D (Direktur Sekolah Pasca Sarjana Universitas Airlangga), dan Indah Wahyuni, S.H., MSi (Kepala Bagian Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur).

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.