Rabu, 22 Jul 2026 14:51 WIB

Semangat Belajar Anak Autis Terangkum di Tanjung Priok

Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, bersama anak-anak berkebutuhan khusus di Rumah Autis Tanjung Priok. (Foto: PTP Nonpetikemas for JatimNow.com)
Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, bersama anak-anak berkebutuhan khusus di Rumah Autis Tanjung Priok. (Foto: PTP Nonpetikemas for JatimNow.com)

jatimnow.com - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan inklusif dengan memberikan bantuan sarana dan prasarana pendidikan kepada Rumah Autis Tanjung Priok.

Bantuan itu merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dan bertujuan untuk meningkatkan semangat belajar anak-anak berkebutuhan khusus.

Baca Juga: PTP Nonpetikemas Paparkan Strategi ESG dan DEI di IDEAS 2026

Rumah Autis Tanjung Priok, yang saat ini membina 56 anak autis berusia 3 hingga 17 tahun, merupakan salah satu dari delapan cabang lembaga tersebut yang tersebar di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Bantuan dari PTP Nonpetikemas mencakup dukungan biaya penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, serta dana apresiasi untuk mendukung kegiatan anak-anak. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Jumat (1/8) di lokasi Rumah Autis Tanjung Priok.

“Kami percaya setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang. Semoga bantuan ini memberikan semangat baru bagi para pengelola dan anak-anak di Rumah Autis Tanjung Priok,” kata Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami.

Anak-anak berkebutuhan khusus belajar ketrampilan di Rumah Autis Tanjung Priok. (Foto: PTP Nonpetikemas for JatimNow.com)Anak-anak berkebutuhan khusus belajar ketrampilan di Rumah Autis Tanjung Priok. (Foto: PTP Nonpetikemas for JatimNow.com)

Ketua Yayasan Rumah Autis Tanjung Priok, Yuliana Jaya, menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut.

Baca Juga: PT SIER Bagikan Puluhan Alat Pengolah Sampah ke 12 Kampung di Surabaya

“Ini bukan hanya bantuan dana, tetapi bentuk kepedulian nyata yang menguatkan langkah kami dalam mendampingi anak-anak spesial di sekitar pelabuhan,” ujarnya.

Yuliana juga menjelaskan bahwa Rumah Autis Tanjung Priok saat ini masih menyewa gedung di Jl. Enim 1 dan akan pindah ke lokasi baru pada Juni 2025.

PTP Nonpetikemas menegaskan pentingnya pendidikan inklusif sebagai pondasi masyarakat yang setara. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya ekosistem sosial yang lebih ramah inklusi, di mana setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang.

Langkah ini juga sejalan dengan visi keberlanjutan PTP Nonpetikemas yang tidak hanya fokus pada lingkungan, tetapi juga mencakup kontribusi terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kesetaraan.

Baca Juga: Pegadaian Gelar Khitan Massal Gratis untuk 125 Anak di Jatim

PTP Nonpetikemas berharap dapat menginspirasi pelaku usaha lain untuk terlibat dalam memperluas akses pendidikan inklusif dan mendukung anak-anak berkebutuhan khusus.

Selain bantuan untuk Rumah Autis Tanjung Priok, PTP Nonpetikemas telah melaksanakan berbagai program TJSL lainnya pada semester I 2025.

Program ini meliputi pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), distribusi Alat Pelindung Diri (APD), penyaluran sembako, takjil, dan santunan anak yatim, fasilitasi mudik gratis, serta distribusi hewan kurban. Semua program ini menunjukkan komitmen PTP Nonpetikemas terhadap masyarakat sekitar wilayah operasionalnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.