Minggu, 07 Jun 2026 16:18 WIB

Kawasan Industri Pacu Pertumbuhan Intiland

Pemandangan Ngoro Industrial Park, kawasan industri yang terletak di kaki Gunung Penanggungan, Mojokerto, Jawa Timur. (Foto: Ali Masduki/JatimNow.com)
Pemandangan Ngoro Industrial Park, kawasan industri yang terletak di kaki Gunung Penanggungan, Mojokerto, Jawa Timur. (Foto: Ali Masduki/JatimNow.com)

jatimnow.com - PT Intiland Development Tbk (DILD) mencatat kinerja positif di semester I-2025, dengan segmen kawasan industri menjadi penopang utama.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian, pendapatan usaha Intiland mencapai Rp1,2 triliun, dimana segmen kawasan industri menyumbang Rp394 miliar atau 51�ri pendapatan pengembangan (development income).

Baca Juga: Tolak Investor Asing, Peternak di Tulungagung Bagikan Telur Gratis

Direktur Utama Intiland, Archied Noto Pradono, mengungkapkan bahwa kontribusi segmen kawasan industri sangat signifikan terhadap kinerja perusahaan.

"Pencapaian ini menegaskan kawasan industri sebagai penopang penting kinerja keuangan sepanjang paruh pertama tahun ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (31/07).

Intiland saat ini mengembangkan Batang Industrial Park (BIP) di Jawa Tengah, Ngoro Industrial Park (NIP) di Jawa Timur, serta kawasan pergudangan Aeropolis Techno Park di Tangerang.

Baca Juga: Intiland Luncurkan Rumah Usaha Verge Space di Amesta Living Surabaya

Selain kawasan industri, segmen perumahan dan mixed-use & high rise juga berkontribusi pada development income, masing-masing sebesar Rp231 miliar (19%) dan Rp147 miliar (12%).

"Pendapatan usaha dari kawasan industri cenderung lebih stabil dan memberikan margin yang sehat. Hal ini mendukung kestabilan arus kas serta menjaga kinerja keuangan Perseroan secara keseluruhan," tambah Archied.

Kinerja penjualan (marketing sales) Intiland di semester I-2025 mencapai Rp673,4 miliar, tumbuh 29,6% dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Segmen kawasan industri menjadi kontributor terbesar dengan Rp447,4 miliar (66%), meningkat 249,3% dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Sambut Aturan Kemenperin, SIER Permudah Tenant Urus RKL-RPL Rinci

"Permintaan terhadap lahan industri terus tumbuh secara konsisten, baik dari pelaku industri dalam negeri maupun investor asing. Hal ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pengembangan kawasan industri Perseroan ke depan," tutup Archied.

Intiland berencana mengembangkan kawasan industri baru di Jombang, Jawa Timur, yang akan dimulai pada akhir tahun 2025. Saat ini, perusahaan sedang mencari anchor tenant untuk kawasan industri tersebut.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.