Senin, 08 Jun 2026 00:18 WIB

Harapan Baru, Indonesia Dapat Akses Cathlab Modern

Kemenkes RI dan Royal Philips berkolaborasi menghadirkan teknologi Cathlab canggih ke seluruh 38 provinsi. (Foto: Royal Philips for JatimNow.com)
Kemenkes RI dan Royal Philips berkolaborasi menghadirkan teknologi Cathlab canggih ke seluruh 38 provinsi. (Foto: Royal Philips for JatimNow.com)

jatimnow.com - Harapan baru menyingsing bagi jutaan pasien jantung, stroke, dan kanker di Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan Royal Philips berkolaborasi menghadirkan teknologi Cathlab canggih ke seluruh 38 provinsi, menjangkau bahkan wilayah terpencil sekalipun.

Baca Juga: Diperkuat 160 Dokter, RSD dr. Soebandi Jember Jadi Layanan Kesehatan Unggulan

Inisiatif ini bertujuan untuk mentransformasi layanan kesehatan dan memberikan akses perawatan minimal invasif yang lebih efektif dan efisien.

Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari proyek Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN), melibatkan penyediaan teknologi Cathlab mutakhir, layanan perawatan alat, dan pelatihan tenaga medis oleh Philips, yang terpilih melalui proses Lelang Internasional yang Kompetitif (ICB).

Kesenjangan akses layanan kesehatan di Indonesia, terutama di daerah terpencil, akan diatasi dengan teknologi Cathlab. Perawatan minimal invasif yang lebih efektif dan efisien kini dapat diberikan kepada lebih banyak pasien.

Tantangan pemerataan layanan kesehatan di Indonesia sangat besar, mengingat populasi lebih dari 280 juta jiwa dan geografis yang kompleks. Penyakit tidak menular (PTM) seperti jantung, stroke, dan kanker, diperkirakan menimbulkan beban ekonomi hingga USD 4,47 triliun, dan masih terpusat di Pulau Jawa.

Baca Juga: Pemkot Kediri Buka Layanan Reaktivasi PBI JK, Pastikan Layanan Kesehatan Gratis

CEO Royal Philips, Roy Jakobs, menjelaskan bahwa kerjasama itu akan secara signifikan memperluas akses terhadap pengobatan minimal invasif di ratusan rumah sakit di seluruh Indonesia.

"Kami bangga dapat bermitra dengan Indonesia dalam menghadirkan inovasi yang menyelamatkan jiwa, langsung ke tempat yang paling membutuhkan," terangnya melalui siaran tertulis.

Carla Goulart Peron, Chief Medical Officer di Philips, menambahkan, perawatan minimal invasif mengubah hidup pasien. "Dengan sayatan kecil, pengobatan yang tepat sasaran dapat mengurangi waktu rawat inap, komplikasi, dan mempercepat pemulihan," kata dia.

Baca Juga: Peringati Hari Kanker Sedunia, RSUD dr Iskak Bagikan Bingkisan Bagi Pasien

Dukungan Philips di Indonesia, dengan lebih dari 3.900 karyawan dan fasilitas manufaktur di Batam, memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi kesehatan Indonesia dan menjembatani kesenjangan layanan kesehatan, sebagaimana ditegaskan Presiden Direktur Philips Indonesia, Astri R. Dharmawan.

Inisiatif ini menandai babak baru dalam upaya mewujudkan Indonesia Sehat, memberikan akses layanan kesehatan berkualitas bagi jutaan pasien dan menjanjikan harapan baru bagi mereka yang menderita penyakit jantung, stroke, dan kanker di seluruh pelosok negeri.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.