Sabtu, 06 Jun 2026 21:49 WIB

Festival Kaki Gunung Watu Pecah, Bupati Gus Fawait: Bentuk Cinta Tanah Air

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 20 Jul 2025 13:15 WIB
Foto : Festival Kaki Gunung Watu Pecah di Ambulu Jember (Diskominfo/jatimnow.com)
Foto : Festival Kaki Gunung Watu Pecah di Ambulu Jember (Diskominfo/jatimnow.com)

jatimnow.com,- Festival Kaki Gunung Watu Pecah 2025 digelar oleh masyarakat Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Festival ini kembali digelar untuk keempat kalinya dan mengusung tema “Merawat Bumi, Melestarikan Tradisi untuk Memperkokoh Jatidiri”. Festival yang berlangsung selama dua hari, menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya, tradisi masyarakat sekitar Gunung Watu Pecah serta bentuk rasa syukur atas limpahan hasil bumi.

Bupati Jember Muhammad Fawait yang turut hadir dalam festival ini mengatakan kegiatan tersebut meruapakan bentuk keimanan dan cinta kepada tanah air. Rangkaian kegiatan dimulai Kamis (17/7/2025) dengan agenda Umbul Dungo yang dilaksanakan langsung di kaki Gunung Watu Pecah. Kegiatan ini merupakan wujud doa dan penghormatan kepada alam semesta serta nenek moyang, sebagai bagian dari budaya spiritual masyarakat setempat.

Baca Juga: Data Warga Miskin Dibenahi, BP Taskin Puji Langkah Pemkab Jember

"Kita niati acara ini sebagai bentuk keimanan. Cinta tanah air adalah sebagian dari iman. Mudah-mudahan ini menjadi amal jariah bagi kita semuanya," ujarnya, Sabtu (19/7/2025).

Baca Juga: Pertamina Jual Paket Sembako Rp211 Ribu Seharga Rp30 Ribu di Jember

Setelah itu digelar acara Sedekah Bumi dan Pagelaran Seni Budaya di Alun-Alun Ambulu. Kirab budaya mulai dari Koramil Ambulu dan berakhir di Alun-Alun, menampilkan 13 gunungan hasil bumi terdiri dari 12 gunungan buatan kelompok RT/RW dan 1 gunungan dari Pemerintah Desa Ambulu. Setiap gunungan mewakili kolaborasi antar RT/RW, yang masing-masing terdiri dari dua hingga tiga kelompok RT/RW.

Festival ini diselenggarakan oleh Sanggar Seni Kartika Budaya bekerja sama dengan Pemerintah Desa Ambulu. Kegiatan ini bertujuan memperkuat identitas lokal, memupuk cinta tanah air, serta mempererat silaturahmi antarwarga. Gus Fawait mengapresiasi dan berhadap acara seperti ini tahun depan agar lebih diperbesar kembali.

Baca Juga: Pengerjaan Food Street Jember Dikebut, Jamin tak Ganggu Peribadatan di Gereja

"Sukses selalu untuk Ambulu, jaya selalu untuk Ambulu. Sukses untuk panitia, Pak Camat, Pak Kades dan semua pihak yang terlibat dalam acara sore hari ini," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.