Minggu, 07 Jun 2026 03:22 WIB

Kapolda Jatim Ajak Ulama dan Santri Perangi Berita Hoax

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan berfoto bersama Ketua Dewan Pengasuh Ponpes Darussalam serta Bupati Azwar Anas
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan berfoto bersama Ketua Dewan Pengasuh Ponpes Darussalam serta Bupati Azwar Anas

jatimnow.com - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengajak para ulama dan santri untuk memerangi berita hoax. Sebab, berita hoaks merupakan salah satu pemicu utama yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

Untuk itu, semenjak menjabat pihaknya mengaku fokus mengunjungi beberapa pondok pesantren (Ponpes). Hal ini dilakukan, mengingat di Jawa Timur adalah provinsi yang memiliki jumlah pondok pesantren besar hampir di setiap kabupaten.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

"Kami kulo nuwun, mohon doa restunya, didoakan lah, supaya di tahun politik ini pemilu bisa berjalan aman," papar Irjen Pol Luki kepada wartawan usai mengunjungi Ponpes Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Selasa (9/10/2018).

Terlebih pada akhir-akhir ini, sering kali ditemui kabar atau berita hoax yang cukup meresahkan. Hal itu, menurutnya, juga dapat menjadi pemicu utama terpecahnya persatuan dan kesatuan.

Masyarakat, lanjutnya, juga dibuat bingung atas beredarnya berita hoax tersebut. Oleh karenanya pihaknya berharap kepada masyarakat di Jatim khususnya di Banyuwangi tidak terpancing adanya berita-berita hoax.

"Melalui ulama, melalui kiai, melalui pondok pesantren kami meminta dalam tausiyahnya untuk menyampaikan kepada masyarakat agar tidak terpancing dengan adanya hoax," ujarnya berharap.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Sementara itu, Ketua Dewan Pengasuh Ponpes Darussalam KH Ahmad Hisyam Syafaat menyatakan bersepakat untuk bersama-sama memerangi berita hoax dan ujaran kebencian.

"Dalam hal ini (menangkal berita hoax, red) pesantren bersinergi dengan pemerintah dan menyampaikan kepada masyarakat," timpal KH Hisyam.

KH Hisyam berpendapat, dewasa ini ada sejumlah kelompok yang ingin memecah persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia dengan isu-isu sara, berita hoax, serta ujaran kebencian.

Baca Juga: Arus Balik di Jatim Naik 18 Persen, Kapolda Tegaskan Personel Tetap Siaga

"Kalau kita runut ke atas, Indonesia ini yang babat, founding father-nya dulu kan tokoh-tokoh nasionalis dan agamis. Sekarang ini ada usaha-usaha bagaimana Indonesia yang berpuluh-puluh ribu ini terpecah belah ini yang harus kita lawan," paparnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.