Selasa, 28 Jul 2026 01:59 WIB

Mendengar Kesiapan MPLS di Surabaya, Berikut Materi dan Tujuannya

Suasana MPLS 2024 (dok.jatimnow.com)
Suasana MPLS 2024 (dok.jatimnow.com)

jatimnow.com - Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, persiapan pra-MPLS sudah dilakukan sejak hari Jumat (11/7/2025) kemarin. 

Ia berharap semua siswa di tingkat SD dan SMP dapat mengikuti MPLS sesuai harapan, karena setiap sekolah sudah memiliki panduan dan ketentuannya.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

"MPLS akan dilaksanakan selama lima hari dalam satu minggu, mencakup pembentukan karakter, pengenalan lingkungan sekolah, dan pengenalan bidang studi pembelajaran,” ucap Yusuf, dalam siaran resminya, Minggu (13/7/2025).

Yusuf mengakui, pihaknya telah menciptakan pembelajaran yang mendalam, bermakna, aman, nyaman, dan menggembirakan. 

Sementara bagi siswa SD yang akan naik ke jenjanh SMP, ada penyesuaian besar dengan berbagai bidang studi dan guru yang berbeda. 

“Hal ini perlu disampaikan selama MPLS. Siswa juga akan diajak untuk berinteraksi dan menunjukkan karakter di lingkungan baru mereka,” ujarnya.

Selain itu, Dispendik Surabaya sangat berharap orang tua dapat mendampingi putra-putrinya di awal masa transisi dan adaptasi, khususnya bagi anak-anak SD yang baru masuk sekolah. 

Meskipun anak-anak dari TK yang masuk SD kelas 1 umumnya sudah mandiri dan percaya diri, pendampingan orang tua pada hari pertama sekolah sangat dianjurkan.

Baca Juga: MPLS Berbeda, Siswa SMAN 1 Mantup Lamongan Teliti Mikroplastik di Sekolah

"Luangkan waktu untuk mendampingi putra-putri di sekolah. Setelah mereka beradaptasi, orang tua dapat mempercayakan kepada para guru," terangnya.

Tidak hanya itu saja, Dispendik Surabaya juga menjadikan pencegahan perundungan sebagai fokus utama. Yusuf telah berpesan kepada seluruh SD dan SMP se-Surabaya untuk menerapkan pendekatan edukatif dan membangun sinergi antara guru serta kakak kelas demi memastikan tidak ada perundungan.

“Sinergi antara orang tua dan komite sekolah juga akan diupayakan untuk memberikan pemahaman tentang program-program sekolah, termasuk jadwal pelajaran dan tanggung jawab. Orang tua perlu mengetahui jadwal anak-anak pulang sekolah agar dapat melanjutkan pengawasan di rumah,” jelasnya.

Di samping itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga sedang menyiapkan penyerahan seragam gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin (gamis). 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

“Data sudah dikumpulkan dan diharapkan setelah MPLS, sekitar bulan Agustus 2025, semua siswa sudah mengenakan seragam baru,” ungkapnya.

Dengan sudah dimulainya pelaksanaan MPLS, Yusuf memastikan sekolah SD dan SMP negeri tidak akan menambah kuota bangku di luar ketentuan yang berlaku.

"Mekanisme penerimaan siswa baru sudah diatur secara ketat oleh pemerintah pusat. Sistem ini memiliki batasan kuota, jika ada sekolah yang menerima siswa melebihi jumlah kuota yang ditetapkan, maka data siswa yang melebihi batas tersebut secara otomatis akan terkunci atau tidak dapat dimasukkan ke dalam sistem. Bahkan akan berdampak pada pencatatan data dan keabsahan ijazah," tegasnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.