Minggu, 07 Jun 2026 22:28 WIB

80 Persen Warga Lamongan Puas pada 100 Hari Kepemimpinan Yes-Dirham

Paparan Bupati Lamongan 100 hari kerja di Pendopo Lokantantra, Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Paparan Bupati Lamongan 100 hari kerja di Pendopo Lokantantra, Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati dan Wakil Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dan Dirham Aksara memaparkan capaian 100 hari kerja.

Dilantik Kamis (20/2/2025) lalu, Yes-Dirham mengklaim berhasil mencapai sejumlah target utama di berbagai sektor krusial.

Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila

Berdasarkan survei independen 20 - 27 Mei 2025 tingkat kepuasan masyarakat berada di angka 80,6 persen. Terdapat 10 sektor mulai ketahanan pangan, infrastruktur, hingga kesehatan dan pendidikan.

Pada sektor penguatan ketahanan pangan, Yes-Dirham berhasil mengoptimalkan fungsi penggunaaan lahan bero atau kurang produktif.

Di Babat, Sekaran, dan Kembangbahu. Hasilnya, hingga April 2025 produksi padi telah mencapai 541.751 ton. Produksi perikanan budidaya mencapai 13.960 ton, dan ekspor daging unggas ke Indonesia Timur mencapai 16 ton dengan nilai ekspor Rp20,7 triliun.

Sektor lain, yakni UMKM dimana 11 produk lolos kurasi dan 6 produk berhasil masuk business matching dengan Hong Kong, dan 10 produk telah dipasarkan di toko modern.

Adajuga, pemberdayaan ekonomi perempyan dan warga miskin dengan bantuan modal Rp 4 juta kepada 34 sasaran, termasuk pembangunan 10 rumah layak huni.

Penguatan keagamaan dan sosial juga menjadi fokus dengan memberi insentif takmir, imam, modin dan guru ngaji lewat Kartu Yakin Sejahtera.

Dalam sekmen pembangunan, Yes - Dirham sebanyak 531 titik, dan 104 tiang lampu baru telah dipasang. Air bersih disalurkan ke 1.500 sambungan rumah.

Baca Juga: Pemkab Lamongan Lepas Ribuan CJH Menuju Asrama Haji Surabaya

Untuk kesehatan lingkungan, 167 titik sampah liar teratasi, pemeliharaan RTH dilakukan di 32 lokasi.

Luanching RSUD Ki Ageng Brondong dan penurunan angka stunting menjadi salah satu gebrakan di sektor kesehatan masyarakat. Koperasi Desa yang terbentuk dan memiliki akta resmi sebanyak 134, dan 270 telah berproses.

Layanan Publik dan Aduan Masyarakat, Kanal aduan "Lapor Pak Yes" terintegrasi dengan seluruh perangkat daerah. Tiga Mal Pelayanan Publik Mini diaktifkan di Ngimbang, Babat, dan Paciran, dengan 205 izin telah diterbitkan.

Sektor pendidikan, Program Makan Bergizi Gratis telah berjalan di 177 lembaga pendidikan. SMPN 1 Lamongan ditetapkan sebagai pilot project sekolah digital dan inklusi. Beasiswa diberikan untuk siswa dan mahasiswa dari keluarga tidak mampu.

Baca Juga: Festival Kupatan 2026 di Lamongan, Upaya Pelestarian Tradisi Warga Pantura

"Psikologi pemerintahan hari ini masih dalam masa transisi dan belum ada yang baku, masih dinamis. Bukan hanya pemerintah tapi juga situasi keuangan. Solusi kita mana yang menjadi prioritas, apa yang bisa kita lakukan terlebih dahulu," tutur Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Sabtu (7/6/2025).

Meski demikian, kata Pak Yes, program Swasembada pangan akan meluncurkam batuan untuk daerah sektor irigasi primer skunder tersier. Nanti akan menjadi solusi juga banjir di bengawan jero.

"Untuk infrastruktur, kita menunggu kebijakan pusat. Pemerintah akan membuat inpres tentang infrastruktur untuk ketahanan pangan. Selanjutnya, kita akan mencari solusi pembiayaan lain dari pemerintah salah satunya pinjaman," urai dia.

Memasuki 1 tahun kerja, Yes-Dirham akan fokus pada 12 program prioritas. Diantaranya, swasembada pangan, pembidaan ekonomi lokal dan pemuda, program jalan mulus Lamongan (Jamula), dan sektor krusial lainya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.