Selasa, 09 Jun 2026 16:01 WIB

Mitra Keluarga Surabaya Kenalkan Teknologi CT scan Somatom Force

  • Penulis :
  • | Rabu, 30 Apr 2025 13:42 WIB
Ct Scan Somatof (foto: Rizki/jatimnow.com)
Ct Scan Somatof (foto: Rizki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mitra Keluarga Surabaya memperkenalkan sistem computed tomography (CT) SOMATOM Force, teknologi CT sumber ganda yang dikembangkan oleh Siemens Healthineers. 

Sistem canggih ini memanfaatkan dua sumber sinar-X dan detektor secara bersamaan memungkinkan pemindaian dapat dilakukan lebih cepat, sehingga kenyamanan pasien, presisi diagnostik, dan kualitas perawatan dapat ditingkatkan secara signifikan. 

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

"Sistem ini menjawab kompleksitas kasus medis dan kebutuhan pasien yang terus meningkat, serta menghadirkan efisiensi dan presisi yang lebih tinggi dalam proses diagnosis dan perawatan di rumah sakit," kata dr. Christina Dian Anggraeni, COO Mitra Keluarga Hospital Group, Senin (21/04/2025).

Inovasi ini memperkuat komitmen Mitra Keluarga Surabaya untuk meningkatkan perawatan pasien, khususnya di dua Center of Excellence: Heart & Vascular Center dan Brain & Spine Center.

Sementara Direktur Mitra Keluarga dr Jeanny Suryatin mengatakan bahwa Penyakit kardiovaskular (PKV) dan stroke merupakan penyebab kematian utama di Indonesia dan di seluruh dunia. 

Sudah tercatat di World Heart Federation, PKV merupakan penyebab hampir sepertiga dari semua kematian di Asia Tenggara, yang merenggut hampir 4 juta orang setiap tahunnya. 

"SOMATOM Force menyempurnakan layanan yang ada di Mitra Keluarga Surabaya, dengan tujuan utamanya untuk membantu berbagai kondisi pasien dan keadaan kritis, termasuk dalam kasus neurologi, kardiovaskular, toraks, onkologi, dan pediatrik," jelas dr Jeany.

Baca Juga: Wisata Medis Malaysia Kian Diminati, 20 RS Hadir di Surabaya

"Kemampuannya yang canggih diimbangi dengan komitmen kuat terhadap kenyamanan dan keselamatan pasien, yang tetap menjadi prioritas kami," imbuh dia.

Di sisi lain, Provinsi Jawa Timur menempati urutan ketiga se-Indonesia dengan kasus hipertensi tertinggi pada individu berusia 15 tahun ke atas, dengan angka prevalensi 32,8%, setelah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Kasus ini sering diremehkan, hipertensi merupakan silent killer karena banyak kasus menunjukkan tidak adanya gejala sampai akhirnya terlambat ditangani. Hal ini menggarisbawahi pentingnya deteksi dini dan skrining rutin untuk mencegah keparahan komplikasi.

Country Head Siemens Healthineers Indonesia Alfred Fahringer mengakui, dirinya merasa terhormat karena bisa berkolaborasi dengan Mitra Keluarga Surabaya.

Baca Juga: Kebakaran RSUD dr Soetomo Surabaya, 1 Pasien Dilaporkan Tewas

"Lebih dari sekadar teknologi canggih, kemitraan ini merupakan langkah maju untuk menghadirkan layanan diagnostik yang tepat dan nyamanbagi lebih banyak orang di Jawa Timur, tepat saat mereka membutuhkannya," kata Alfred Fahringer.

 

Reporter: Rizki

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.