Rabu, 22 Jul 2026 04:38 WIB

Tanggapi LPG Langka, Diskopumdag Bangkalan Sidak Pangkalan

Diskop Umdag Bangkalan saat sidak ke sejumlah pangkalan dan agen. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Diskop Umdag Bangkalan saat sidak ke sejumlah pangkalan dan agen. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kelangkaan LPG 3 kilogram yang terjadi di berbagai wilayah di Bangkalan mendorong Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop Umdag) melakukan sidak ke sejumlah pangkalan dan agen.

Penyusun Perkembangan Harga dan Pengkajian Pasar Diskop Umdag Bangkalan, Ika Nurhayati mengatakan, pihaknya melakukan sidak untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat tentang adanya kelangkaan LPG melon.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Lepas Karnaval Budaya di Alun-Alun Bangkalan, Ini Harapannya

"Kami lakukan sidak untuk mencari tahu dimana titik permasalahan (sehingga) ada kelangkaan LPG itu," ujarnya, Kamis (17/4/2025).

Ia mengatakan, diduga kelangkaan LPG disebabkan oleh adanya distribusi ke pengecer yang tidak lancar. Sebab, menurutnya, dari hasil sidak tidak ada kendala apapun.

"Kemungkinan habis Lebaran itu distribusinya tidak lancar, makanya di beberapa tempat ada yang kekurangan stok," imbuhnya.

Ika mengaku, pihaknya melakukan sidak di tiga lokasi, yakni di Pangkalan M Soleh, Pangkalan milik PT Dwi Wira Usaha Bakti serta Agen LPG milik PT Loka Jaya Mario. Hasilnya, tak ada kendala apapun untuk distribusi dan ketersediaan LPG.

Baca Juga: Tutup Munas-Konbes di Bangkalan, Prabowo: NU Benteng Penyelamat Bangsa

"Semuanya aman. Bahkan kami cek ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) area Bangkalan, mereka bilang tidak ada pengurangan kuota untuk wilayah Bangkalan. Jadi sebetulnya semuanya aman," jelasnya.

Namun pemilik pangkalan PT Dwi Wira Usaha Bakti, Suhartini mengatakan, pihaknya sejak setahun terakhir mengalami pengurangan kuota distribusi. Semula, pangkalannya menerima 560 tabung setiap hari. Namun kini hanya 200 tabung yang dikirim tiap dua hari sekali.

"Dulu kami dapat kuota satu truk atau 560 tabung. Sejak setahun terakhir hanya 200 tabung, itupun dikirimnya dua hari sekali," ungkapnya.

Baca Juga: Harga Gas LPG 3 Kg Tembus Rp30 Ribu, Muspika Kencong Sidak Pangkalan

Ia mengaku, stoknya selalu habis setelah barang datang. Sebab, saat mendapat distribusi gas, banyak masyarakat dan pengecer datang untuk membeli di pangkalannya.

Sedangkan Agen LPG milik PT Loka Jaya Mario enggan memberikan keterangan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.