Sabtu, 06 Jun 2026 20:51 WIB

Tanggapi LPG Langka, Diskopumdag Bangkalan Sidak Pangkalan

Diskop Umdag Bangkalan saat sidak ke sejumlah pangkalan dan agen. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Diskop Umdag Bangkalan saat sidak ke sejumlah pangkalan dan agen. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kelangkaan LPG 3 kilogram yang terjadi di berbagai wilayah di Bangkalan mendorong Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop Umdag) melakukan sidak ke sejumlah pangkalan dan agen.

Penyusun Perkembangan Harga dan Pengkajian Pasar Diskop Umdag Bangkalan, Ika Nurhayati mengatakan, pihaknya melakukan sidak untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat tentang adanya kelangkaan LPG melon.

Baca Juga: Harga Gas LPG 3 Kg Tembus Rp30 Ribu, Muspika Kencong Sidak Pangkalan

"Kami lakukan sidak untuk mencari tahu dimana titik permasalahan (sehingga) ada kelangkaan LPG itu," ujarnya, Kamis (17/4/2025).

Ia mengatakan, diduga kelangkaan LPG disebabkan oleh adanya distribusi ke pengecer yang tidak lancar. Sebab, menurutnya, dari hasil sidak tidak ada kendala apapun.

"Kemungkinan habis Lebaran itu distribusinya tidak lancar, makanya di beberapa tempat ada yang kekurangan stok," imbuhnya.

Ika mengaku, pihaknya melakukan sidak di tiga lokasi, yakni di Pangkalan M Soleh, Pangkalan milik PT Dwi Wira Usaha Bakti serta Agen LPG milik PT Loka Jaya Mario. Hasilnya, tak ada kendala apapun untuk distribusi dan ketersediaan LPG.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Semuanya aman. Bahkan kami cek ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) area Bangkalan, mereka bilang tidak ada pengurangan kuota untuk wilayah Bangkalan. Jadi sebetulnya semuanya aman," jelasnya.

Namun pemilik pangkalan PT Dwi Wira Usaha Bakti, Suhartini mengatakan, pihaknya sejak setahun terakhir mengalami pengurangan kuota distribusi. Semula, pangkalannya menerima 560 tabung setiap hari. Namun kini hanya 200 tabung yang dikirim tiap dua hari sekali.

"Dulu kami dapat kuota satu truk atau 560 tabung. Sejak setahun terakhir hanya 200 tabung, itupun dikirimnya dua hari sekali," ungkapnya.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

Ia mengaku, stoknya selalu habis setelah barang datang. Sebab, saat mendapat distribusi gas, banyak masyarakat dan pengecer datang untuk membeli di pangkalannya.

Sedangkan Agen LPG milik PT Loka Jaya Mario enggan memberikan keterangan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.