Senin, 08 Jun 2026 00:57 WIB

Mengantuk saat Mengemudi di Tol, Ini Penyebab dan Solusinya

  • Penulis :
  • | Senin, 07 Apr 2025 08:49 WIB
ilustrasi. Pengemudi mobil melintas tol panjang. (Foto: Wati for jatimnow.com)
ilustrasi. Pengemudi mobil melintas tol panjang. (Foto: Wati for jatimnow.com)

jatimnow.com - Perjalan jauh saat arus mudik dan balik lebaran menyisakan banyak cerita. Satu diantaranya pengemudi mobil pasti pernah mengalami mengantuk saat melintas di tol. Sebenarnya apa sih penyebab kantuk itu?

Menurut dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya, Dede Nasrullah, highhway hypnosis merupakan fenomena otak seseorang terhipnotis akibat keadaan yang terlalu monoton sehingga mengalami setengah sadar.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

Sementara microsleep adalah hilangnya kesadaran atau perhatian seseorang yang berlangsung sekitar sepersekian detik.

Microsleep biasanya muncul ketika seseorang merasa mengantuk, sehingga tertidur secara tiba-tiba dalam waktu singkat.

Sementara gejala highway hypnosis berupa mengantuk, kehilangan konsentrasi atau kekaburan mental, pikiran linglung, waktu terasa lambat, kelopak mata berat atau sering berkedip.

Untuk itulah bagi yang ingin melakukan arus balik lebaran, maka harus memerhatikan beberapa hal terkait highway hypnosis dan nicrosleep.

Ada beberapa cara untuk menangani highway hypnosis dan microsleep dalam berkendaraan terutama dalam arus balik lebaran.

Baca Juga: Arus Balik di Jatim Naik 18 Persen, Kapolda Tegaskan Personel Tetap Siaga

1. Jaga Komunikasi

"Pengemudi cukup melakukan komunikasi sederhana dengan penumpung untuk menghindari rasa bosan," ujar Dede dalam siaran pers.

2. Istirahat Sejenak

Semakin lama seseorang menghabiskan waktu di jalanan dengan kondisi yang monoton, akan semakin membuat fisik dan otak lelah sehingga disarankan untuk istirahat jika sudah menyetir terlalu lama.

3. Minum Kafein

Kafein dapat membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi, tetapi mungkin tidak cukup untuk membuat tubuh segar sepenuhnya. Selain kafein, pengemudi bisa memakan makanan ringan atau dengan menguyah permen untuk menghilangkan kebosanan.

4. Jangan Terlalu Makan Kenyang

Kata Dede usahakan jangan makan terlalu banyak ketika hendak mengemudi, makan terlalu banyak justru dapat menyebabkan ngantuk.

Baca Juga: Pasokan BBM Jatim Aman Saat Arus Balik Lebaran 2026

5. Lepaskan Pandangan Keluar Mobil

"Lepaskanlah pandangan keluar mobil dan cari sesuatu yang menarik perhatian supaya tidak cepat bosan dan tetap usahakan untuk fokus menyetir," imbuhnya.

6. Hindari Akohol dan Obat-obatan

Hal penting lainnya bagi pengemudi ialah harus menghindari alkohol, obat-obatan atau zat-zat lain yang dapat memengaruhi kemampuan mengemudi.

7. Tidur Cukup

Seorang pengemudi harus tidur yang cukup, yakni 7-9 jam agar bisa menjalani aktivitas dengan pikiran dan badan yang segar.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.