Kamis, 11 Jun 2026 18:23 WIB

Bentrok Oknum Pesilat di Tulungagung, Rumah dan Motor Rusak

kondisi motor dan rumah yang rusak
kondisi motor dan rumah yang rusak

jatimnow.com - Kericuhan yang diduga melibatkan oknum dua perguruan silat, terjadi di Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Minggu (07/10/2018) dini hari. Tercatat tiga orang terluka, kaca musala pecah serta beberapa motor rusak dalam insiden ini.

Ketua Umum Pagar Nusa Tulungagung, Muhammad Ubaidilah Suwito menuturkan, saat kejadian rombongan pesilat PSHT dalam perjalanan pulang usai menghadiri acara pengesahan anggota di Kabupaten Trenggalek. Rombongan yang diduga berasal dari wilayah Bandung, Campursarat, Besuki dan Watulimo ini kemudian langsung menyerang warga yang tengah bergerombol. Mereka langsung merusak sepeda motor dan rumah.

"Ada juga warga yang sempat dianiaya dan saat ini masih dirawat di rumah sakit," ujarnya.

Ubaidilah menambahkan, biasanya jika ada konvoi rombongan PSHT akan dilewatkan melalui jalur timur. Namun saat kejadian mereka diarahkan melalui jalur selatan yang merupakan kawasan rawan bentrok. Selain itu pengamanan di kawasan tersebut juga dinilai minim.

"Saat kejadian ada polisi tapi jumlahnya sedikit sehingga tidak mampu menghindari bentrokan," imbuhnya.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif



Usai peristiwa ratusan masyarakat kemudian mendatangi Polres Tulungagung. Namun belum sampai Polres, rombongan di arahkan ke Lapangan Desa Beji, Boyolangu. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya bentrokan susulan. Di lapangan tersebut sejumlah petinggi dari Pagar Nusa meminta kepada kepolisian untuk mengusut tuntas dan menangkap semua pelaku pengrusakan.

"Ini sudah yang kesekian kali terjadi kami meminta polisi segera menuntaskan masalah ini," pungkas Ubaidilah.

Sementara itu KabagOps Polres Tulungagung, Kompol Khoiril mengaku akan berusaha keras mengungkap kasus ini. Pihak kepolisian meminta kepada masyarakat untuk memberikan data terbaru dan kesaksian terkait peristiwa ini. Polisi mengaku saksi dan barang bukti yang ada saat ini masih sangat minim.

"Untuk itu kami berharap ada kerja sama sehingga bisa menuntaskan kasus ini," tuturnya.

Khoiril juga meminta kepada masyarakat untuk mempercayakan penanganannya ke kepolisian. Mereka diimbau memberikan informasi terbaru serta tidak bergerak sendiri untuk menghindari adanya kemungkinan bentrokan baru.

"Yang jelas kami akan segera menuntaskan kasus ini," pungkasnya.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.