Sabtu, 06 Jun 2026 21:38 WIB

Ramadan Now 2025

2 Ton Gula dan 600 Liter Migor Ludes saat Operasi Pasar di Kantor Pos Sidoarjo

Operasi pasar pangan murah di Kantor Pos Indonesia cabang Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Operasi pasar pangan murah di Kantor Pos Indonesia cabang Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Kantor Pos Indonesia Sidoarjo menggelar operasi pasar pangan murah yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat saat Ramadan.

Berbagai macam kebutuhan pokok terjual habis dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran, termasuk gula, minyak goreng (migor), beras, dan ayam frozen.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Supervisor Pengendalian Operasi, Silvia Anindita mengatakan, tujuan pasar pangan murah adalah untuk meringankan masyarakat. Ini juga merupakan implementasi dari program Presiden Prabowo.

Dalam operasi pasar ini, harga bahan pokok yang ditawarkan antara lain gula Rp15 ribu per kilogram, minyak goreng Rp14,7 ribu liter, beras SPHP 5 kilogram seharga Rp60 ribu, beras premium Rp72 ribu dan ayam frozen (beku) Rp34 ribu per ekor.

"Harga-harga ini lebih murah dibandingkan di toko atau pasar, sehingga banyak warga yang berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan ini," ucapnya kepada jatimnow.com, Kamis (20/3/2025).

Ia melanjutkan, tingginya minat masyarakat membuat stok gula dan minyak cepat habis. Sebanyak 2 ton gula dan 600 liter minyak goreng (migor) ludes dalam waktu singkat.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Warga yang datang lebih awal beruntung mendapatkan bahan pokok dengan harga subsidi, sementara yang datang belakangan harus pulang dengan tangan kosong karena stok gula dan minyak habis," jelas Silvia.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihak Kantor Pos Sidoarjo berupaya untuk kembali menyediakan gula dan minyak yang saat ini kosong. Mereka masih menunggu informasi dari mitra yang bekerja sama dengan pusat agar barang segera dikirim dan bisa kembali dijual di Kantor Pos.

Untuk memastikan distribusi yang adil, setiap pembeli hanya diperbolehkan membeli maksimal 2 unit per item dengan menunjukkan NIK KTP.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

"Kami membatasi pembelian maksimal 2 unit per NIK agar masyarakat luas bisa merasakan manfaat dari operasi pasar pangan murah ini," imbuhnya.

Silvia juga mengungkapkan pihak penyelenggara pberencana menggelar operasi pasar serupa di waktu mendatang dengan menambah stok agar lebih banyak warga yang dapat menikmati harga pangan murah.

"Berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut secara berkala untuk membantu ekonomi rumah tangga masyarakat," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.