Kamis, 23 Jul 2026 05:54 WIB

Ramadan Now 2025

2 Ton Gula dan 600 Liter Migor Ludes saat Operasi Pasar di Kantor Pos Sidoarjo

Operasi pasar pangan murah di Kantor Pos Indonesia cabang Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Operasi pasar pangan murah di Kantor Pos Indonesia cabang Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Kantor Pos Indonesia Sidoarjo menggelar operasi pasar pangan murah yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat saat Ramadan.

Berbagai macam kebutuhan pokok terjual habis dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran, termasuk gula, minyak goreng (migor), beras, dan ayam frozen.

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

Supervisor Pengendalian Operasi, Silvia Anindita mengatakan, tujuan pasar pangan murah adalah untuk meringankan masyarakat. Ini juga merupakan implementasi dari program Presiden Prabowo.

Dalam operasi pasar ini, harga bahan pokok yang ditawarkan antara lain gula Rp15 ribu per kilogram, minyak goreng Rp14,7 ribu liter, beras SPHP 5 kilogram seharga Rp60 ribu, beras premium Rp72 ribu dan ayam frozen (beku) Rp34 ribu per ekor.

"Harga-harga ini lebih murah dibandingkan di toko atau pasar, sehingga banyak warga yang berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan ini," ucapnya kepada jatimnow.com, Kamis (20/3/2025).

Ia melanjutkan, tingginya minat masyarakat membuat stok gula dan minyak cepat habis. Sebanyak 2 ton gula dan 600 liter minyak goreng (migor) ludes dalam waktu singkat.

Baca Juga: Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Dukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan

"Warga yang datang lebih awal beruntung mendapatkan bahan pokok dengan harga subsidi, sementara yang datang belakangan harus pulang dengan tangan kosong karena stok gula dan minyak habis," jelas Silvia.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihak Kantor Pos Sidoarjo berupaya untuk kembali menyediakan gula dan minyak yang saat ini kosong. Mereka masih menunggu informasi dari mitra yang bekerja sama dengan pusat agar barang segera dikirim dan bisa kembali dijual di Kantor Pos.

Untuk memastikan distribusi yang adil, setiap pembeli hanya diperbolehkan membeli maksimal 2 unit per item dengan menunjukkan NIK KTP.

Baca Juga: Dorong Efisiensi Industri, Kawan Lama Solution Expo 2026 Hadir di Surabaya

"Kami membatasi pembelian maksimal 2 unit per NIK agar masyarakat luas bisa merasakan manfaat dari operasi pasar pangan murah ini," imbuhnya.

Silvia juga mengungkapkan pihak penyelenggara pberencana menggelar operasi pasar serupa di waktu mendatang dengan menambah stok agar lebih banyak warga yang dapat menikmati harga pangan murah.

"Berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut secara berkala untuk membantu ekonomi rumah tangga masyarakat," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.