Kamis, 23 Jul 2026 08:08 WIB

Sidak Takjil, Dinkes Tulungagung Temukan Makanan Mengandung Zat Berbahaya

Petugas saat melakukan pemeriksaan sampel makanan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas saat melakukan pemeriksaan sampel makanan. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Kesehatan Tulungagung bersama BPOM Kediri melakukan sidak takjil di sejumlah penjual, Kamis (6/3/2025). Mereka mengambil sampel makanan dan  memeriksa kandungan zat didalamnya. Dari 57 sampel makanan yang diambil, petugas menemukan salah satu sampel mengandung zat berbahaya Rhodamin B.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung Anna Sapti Saripah, mengatakan pengambilan sampel makanan ini dilakukan di beberapa titik. Total mereka menguji 57 sampel makanan takjil dari penjual. Makanan tersebut berupa kerupuk, minuman sirup serta aneka lauk pauk.

Baca Juga: Ramadan 2026, Ribuan Takjil dan Minuman Menyentuh Komunitas

“Lokasi pemeriksaan takjil kita lakukan di Jl Wr Supratman, namun sampelnya dari beberapa lokasi berbeda," ujarnya.

Dari hasil uji sampel, petugas menemukan satu sampel makanan yang mengandung bahan berbahaya Rodamin B. Zat ini ditemukan di sampel makanan jenis kerupuk. Pihak Dinkes sendiri akan melakukan tindak lanjut dengan memberikan edukasi kepada produsen makanan ini.

Baca Juga: Relawan Siaga Kota Surabaya Bagi Takjil Sambil Edukasi Jalur Ambulance

“Dari nomor PIRT kami pastikan bukan produksi di Tulungagung, tapi akan tetap kami tindak lanjuti," tuturnya.

Pemeriksaan takjil ini dilakukan untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual terjamin mutu serta kualitasnya. Pihak Dinkes juga melakukan edukasi kepada para penjual takjil untuk berhati-hati dalam memilih bahan makanan. Mereka diminta melakukan pengecekan seperti tanggal kadaluarsa, agar bahan tersebut bebas dari zat berbahaya.

Baca Juga: Jangan Tergiur Warna! Ini Panduan Pilih Kudapan Idul Fitri yang Berkualitas

"Kita ingin memastikan makanan yang dijual aman dikonsumsi masyarakat," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.