Rabu, 22 Jul 2026 15:27 WIB

Pembangunan Bendungan Bagong Trenggalek Terancam Molor

Kondisi longsor di Bendungan Bagong, Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kondisi longsor di Bendungan Bagong, Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Proyek Bendungan Bagong Trenggalek yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) terancam molor akibat rencana relaksasi anggaran pemerintah pusat.

Pembangunan yang dimulai pada 2018 ini ditargetkan selesai pada 2026, dengan progres saat ini mencapai 52 persen.

Baca Juga: 449 Jemaah Haji Trenggalek Tiba di Kampung Halaman, 3 Wafat di Tanah Suci

PPK Bendungan Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, Senna Ananggadipa Adhitama, menjelaskan, beberapa waktu lalu tebing shotcrete Bendungan Bagong mengalami longsor.

Longsor tersebut disebabkan oleh faktor alam, dengan luas terdampak mencapai 2.000 meter persegi.

"Longsor terjadi karena tanah jenuh setelah hujan selama tiga hari berturut-turut. Kami sudah mengupas material yang terdampak, dan kawasan longsor bukan bagian konstruksi utama bendungan," ujar Senna, Kamis (6/3/2025).

Senna menambahkan bahwa longsor ini berpotensi mengubah desain tebing shotcrete, namun pihaknya masih menunggu hasil desain dari Komisi Keamanan Bendungan (KKB).

Baca Juga: Ribuan Mitra MBG di Trenggalek Gelar Aksi Damai, Dukung Program Tetap Berlanjut

"Desain tebing kemungkinan akan dilandaikan dan perlu pengerukan untuk meratakan bukit," jelasnya.

Terkait progres pembangunan, Senna memastikan bahwa target penyelesaian tetap pada 2026, meskipun anggaran yang direncanakan mengalami kendala.

Salah satunya adalah pembebasan lahan, yang hingga kini masih terkendala administrasi dan tumpang tindih kepemilikan antara warga dan Perhutani, dengan 80 hektar lahan belum dibebaskan.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Masyarakat sebenarnya ingin pembebasan segera, tapi administrasi belum lengkap, sehingga menghambat proses pembayaran," tambahnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.