Minggu, 07 Jun 2026 09:52 WIB

Wakil Bupati Gresik Sidak ke Dinas Perikanan, Minta Data Ini

Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif saat sidak ke Dinas Perikanan pada Rabu (5/3/2025). (Foto: Diskominfo Gresik for jatimnow.com)
Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif saat sidak ke Dinas Perikanan pada Rabu (5/3/2025). (Foto: Diskominfo Gresik for jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, didampingi Sekda Achmad Washil dan Asisten III Misbahul Munir, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Perikanan pada Rabu (5/3/2025).

Kehadiran Wabup Asluchul Alif beserta rombongan disambut Plt. Kepala Dinas Perikanan, Arif Wicaksono, beserta jajaran. Asluchul Alif kemudian meninjau satu per satu bidang dan seksi yang ada di Dinas Perikanan Kabupaten Gresik.

Baca Juga: Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Tujuan sidak ini untuk mengetahui potensi hasil perikanan yang berpengaruh terhadap kesejahteraan para petani, nelayan, dan masyarakat. Suami dari dr. Shinta Puspitasari ini meminta data mengenai perikanan budidaya dan perikanan tangkap.

"Dengan data, kita akan tahu naik turunnya jumlah produktivitas perikanan. Tentu ini akan memberikan pengaruh positif bagi masyarakat, khususnya nelayan, dalam pemenuhan kebutuhannya," ujar Alif dengan penuh semangat.

Wabup dr. Alif juga meminta kepada Dinas Perikanan untuk mendata secara valid jumlah tambak atau budidaya, dengan berkolaborasi bersama Dinas Kominfo. Menurutnya, hal ini bertujuan untuk mengetahui wilayah mana saja yang mengalami kenaikan dan penurunan produktivitas.

"Data juga sangat berpengaruh terhadap skema bantuan perikanan, baik dari APBD, Provinsi, maupun Pemerintah Pusat, serta untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan," terangnya.

Baca Juga: Bupati Gresik Minta Penyedia Jasa Jaga Intregitas, Bebas Korupsi dan Gratifikasi

Selain itu, orang nomor dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik ini juga meminta data Dinas Perikanan terkait pembudidaya ikan yang beralih ke budidaya rumput laut, yang banyak tersebar di pesisir Kecamatan Ujungpangkah.

"Ini juga merupakan pekerjaan rumah bagi Dinas Perikanan, untuk segera mendata berapa jumlah pembudidaya ikan yang beralih ke rumput laut. Dari sini, kita akan membantu bibit atau benihnya," tambahnya.

Wakil Bupati dr. Alif juga mendorong Dinas Perikanan untuk memaksimalkan produk Unit Pengolahan Ikan (UPI), serta UMKM nelayan dan pembudidaya ikan yang tersebar di kawasan pesisir Gresik dan Bawean.

Baca Juga: Pemkab Gresik Gandeng Komdigi Gelar Government Transformation Academy 2026

"Pemerintah Daerah akan memberikan perhatian dan pelayanan, baik kepada pelaku UMKM, nelayan, maupun pembudidaya ikan tambak dan kolam, untuk bersama-sama memajukan sektor perikanan," tutup Alif.

Wabup Gresik juga memanfaatkan sidak ini untuk menyapa para ASN dan non-ASN yang sedang melaksanakan tugas saat puasa Ramadan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.