Senin, 27 Jul 2026 22:52 WIB

Wali Kota Pasuruan Terbelit Kasus Suap, Ini Jumlah Fee yang Diterima

Ilustrasi penangkapan pelaku tindak korupsi
Ilustrasi penangkapan pelaku tindak korupsi

jatimnow.com - Wali Kota Pasuruan Setiyono akhinya meringkuk di tahan KPK. Ia diduga kuat menerima aliran dana suap fee proyek dalam Pusat Layanan Usaha Terpadu-Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT–KUMKM) pada dinas Koperasi dan Usaha Mikro di Pemkot Pasuruan.

"Mereka mendapatkan fee proyek tersebut pada APBD tahun 2018, dari teman-teman dekatnya," katanya, Juru Bicara KPK Febri Ferdiansyah, Jum'at (5/10/2018).

Baca Juga: Karier Febrie Andriansyah Tamat, Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat

Menurutnya, Wali Kota Pasuruan ini juga dinilai oleh KPK banyak menguasai beberapa proyek yang ada di wilayahnya.

"Mereka mengunakan sejumlah teman dekatnya untuk mendapatkan keuntungan dari fee proyek yang digarapnya," jelasnya.

Selain itu, dari proyek yang ada, mereka mengatur fee yang sudah disepakati dikisaran 5-7 persen dari besaran anggaran proyek, terutama dalam bangunan dan pengairan.

Sementara untuk Proyek PLUT-KUMKM di Kota Pasuruan, kata Febri, fee yang disepakati bersama dengan rekanan sebesar 10 persen. Uang harus diberikan dari nilai HPS anggaran sebesar Rp 2.297.464.000.

Baca Juga: Polres Pasuruan Tangkap Komplotan Pencuri Sapi di Tutur

"Ditambah 1 persen untuk Pokja, dengan catatan pemberian fee disepakati dibayar secara bertahap yakni pada 24 Agustus 2018, dengan pemenang tender Muhammad Baqir (BM).

Ia pun melakukan transfer sebesar Rp 20 juta (1%) untuk Pokja sebagai tanda jadi,"ungkapnya.

Febri juga menjelaskan, pada 4 September 2018 CV. M yang merupakan milik MB ditetapkan sebagai pemenang lelang dengan nilai kontrak Rp 2.210.266.000.

Baca Juga: Kejari Kota Probolinggo Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Lampu Hias RTH

Jadi 7 September 2018, setelah ditetapkan sebagai pemenang, MB setor tunai kepada Wali Kota melalui pihak-pihak perantaranya sebesar 5% atau kurang lebih sebesar Rp 115 juta.

"Sisa komitmen 5% lainnya akan diberikan setelah uang muka (termin pertama) cair," ujar Febri pada jatimnow.com.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.