Sabtu, 06 Jun 2026 09:19 WIB

Shortcrete Proyek Nasional Bendungan Bagong Trenggalek Longsor

Kondisi shotcrete di bendungan bagong Trenggalek yang mengalami longsor. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kondisi shotcrete di bendungan bagong Trenggalek yang mengalami longsor. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pembangunan Bendungan Bagong Trenggalek mengalami longsor. Luasan longsor mencapai 2.000 meter persegi. Intensitas hujan tinggi diduga menyebabkan peristiwa ini terjadi.

Bendungan ini masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Saat ini, petugas masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab peristiwa tersebut.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Pengawas Utama Bendungan Bagong Trenggalek, Sri Wahyuni mengatakan longsor pada tebing semen atau shotcrete di Proyek Strategis Nasional (PSN) Bedungan Bagong Trenggalek terjadi secara bertahap sejak Jumat (21/02/2025) lalu.

Pergeseran shotcrete terjadi saat curah hujan tinggi. Longsor berada di antara bangunan spilway dan main dam yang dikerjakan oleh PT PP Persero dan Jatiwangi KSO.

"Luasan yang terdampak mencapai 2.000 meter persegi," ujarnya, Selasa (25/02/2025).

Meski terjadi longsor, namun hal ini dipastikan tidak akan berpengaruh banyak pada proses pembangunan secara keseluruhan. Kejadian ini disebut tak berdampak pada bangunan inti.

Baca Juga: Mulai Sore Ini Jalan Nasional Tulungagung – Trenggalek Ditutup Total

Fungsi shotcrete adalah melapisi tebing guna mencegah erosi. Namun, faktor cuaca ekstrem bisa menyebabkan pergeseran pada lapisan semen tersebut.

"Tidak berdampak banyak. Karena bangunan inti Bendungan Bagong tetap aman," terangnya.

Saat ini tim kontruksi tengah melakukan kajian untuk menentukan langkah selanjutnya.

Baca Juga: Ambil Sumpah dan Janji 88 PNS Formasi 2024, Ini Pesan Wabup Trenggalek

Bendungan Bagong merupakan proyek strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kapasitas penyimpanan air dan mendukung sektor pertanian di Trenggalek.

Kejadian tanah longsor besar di proyek ini sudah terjadi sebanyak dua kali, yakni pada 2022 longsor menutup akses kendaraan proyek dan tahun 2025 longsor di shotcrete.

"Saat ini, tim konstruksi tengah melakukan kajian lebih lanjut untuk menentukan langkah penanganan yang tepat," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.