Minggu, 07 Jun 2026 02:20 WIB

Bapanas Serukan ke Pemda: No Food Waste dan Pemborosan Pangan

  • Penulis :
  • | Rabu, 19 Feb 2025 10:23 WIB
Ilustrasi. (Foto: Simon Peel/unsplash for jatimnow.com)
Ilustrasi. (Foto: Simon Peel/unsplash for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dalam agenda efisiensi dan ketahanan pangan nasional, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyerukan pada pemerintah daerah untuk turut berperan aktif dalam mengatasi masalah susut dan sisa pangan.

Seruan ini disampaikan Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas, Nita Yulianis.

Baca Juga: Reforma Agraria Dinilai Penting untuk Ketahanan Pangan Nasional

“Berbagai pihak seperti pemerintah, akademisi, pelaku usaha, distributor, ritel, hotel, restoran, katering, hingga konsumen akhir, harus berperan aktif dalam upaya mencegah dan mengurangi susut dan sisa pangan,” kata Nita Yulianis, seperti dilansir melalui media siber pada Selasa (18/2/2025).

Nita menyampaikan keberhasilan penanganan food loss and waste (FLW) atau susut dan sisa pangan (SSP) memerlukan komitmen dan kolaborasi lintas sektor dari hulu ke hilir.

“Kepala Badan Pangan Nasional dalam berbagai kesempatan selalu menyampaikan bahwa sinergi pentahelix sangat penting untuk menjaga komitmen bersama mengatasi susut dan sisa pangan ini,” ujarnya.

Nita menyebutkan, penanganan SSP telah menerapkan pendekatan piramida penyelamatan pangan dengan prioritas utama pada pencegahan dan pengurangan.

Baca Juga: Marinir Panen 17 Ton Padi di Sidoarjo, Perkuat Pangan TNI AL

“Setelah itu dilakukan redistribusi makanan dengan mendonasikan makanan surplus kepada bank pangan atau organisasi penyelamatan pangan untuk didistribusikan kepada para penerima manfaat setelah dipastikan memenuhi keamanan pangan,” jelasnya.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa peran pemerintah dalam menyusun kebijakan yang tepat dan mendorong pelaksanaan yang efektif di lapangan juga menjadi hal yang penting.

Bapanas juga terus mendorong percepatan penyusunan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang susut dan sisa pangan sebagai langkah strategis untuk menanggulangi permasalahan food waste atau pemborosan pangan yang masih tinggi di Indonesia.

Baca Juga: BRI Salurkan Bibit di Surabaya, Dorong Urban Farming Warga

Nita mencontoh sejumlah kota besar, dengan maraknya industri perhotelan, rumah makan, kafe, pasar tradisional, food waste dan pemborosan pangan masih banyak terjadi.

"Maka, diperkuat dengan pemerintah kota yang berkomitmen, mari bergandengan tangan untuk mencapai green economy,” tutup Nita.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.