Rabu, 22 Jul 2026 05:47 WIB

Kisah Tukang Cukur di Banyuwangi Beri Layanan Gratis bagi Difabel hingga ODGJ

  • Penulis :
  • | Selasa, 18 Feb 2025 16:06 WIB
Siswandi saat mencukur penyandang disabilitas. (Foto: Pemkab Banyuwangi)
Siswandi saat mencukur penyandang disabilitas. (Foto: Pemkab Banyuwangi)

jatimnow.com - Siswandi pemilik Fajar Barbershop di Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Dengan keahliannya, Siswandi rutin memberikan layanan cukur gratis untuk warga lanjut usia (lansia), disabilitas, dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Layanan cukur gratis itu datang karena rasa empati dan dorongan hati untuk membantu sesama.

Baca Juga: Hari Kepercayaan: Menguji Keadilan bagi Disabilitas di Jember

"Hidup cuma sekali. Jangan pernah menunda untuk menanam kebaikan, walau itu kecil," ujar Siswandi, dilansir laman resmi Pemkab Banyuwangi, Senin (17/2/2025).

Sejak pertengahan 2024, pria 48 tahun itu secara sukarela bermitra dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan KB (Dinsos PPKB) Banyuwangi, memberikan layanan cukur gratis bagi warga lansia, disabilitas, ODGJ yang berada di bawah binaan Dinsos PPKB.

Rutin tiap Jumat, Siswandi hadir ke graha lansia dan graha difabel Banyuwangi untuk memberikan layanan cukur gratis. Saat melakukan aksi sosial tersebut, Siswandi selalu mengajak rekan seprofesinya.

Jumlah warga lansia yang saat ini berada di graha lansia Banyuwangi sebanyak 32 orang. Sementara disabilitas yang berada di graha difabel sebanyak 24 anak.

Baca Juga: Serunya Nobar Film Foufo di Kediri, Penonton Malah Dibikin Nangis Sama Ceritanya

Bagi dia membantu orang lain menjadi sebuah kebahagiaan. Meskipun dalam pelaksanaannya tidak selalu mudah.

"Suka duka pasti ada. Yang kita layani adalah lansia yang sifatnya sulit ditebak. Kadang mereka memberontak seperti anak kecil, sehingga harus banyak bersabar. Kita niati saja ibadah membantu orang lain,” ungkapnya.

Bapak dua anak itu juga kerap membantu anak-anak yatim. Dia juga aktif melakukan aksi sosial di masyarakat. Salah satunya, Siswandi suka rela menjadi penjaga perlintasan kereta tak berpalang pintu di desanya.

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

“Insya Allah selama masih diberi umur, masih sehat, saya usahakan tetap berbuat baik,” tegasnya.

Kepala Dinsos PPKB Banyuwangi, Henik Setyorini, mengaku sangat senang dan terbantu bermitra dengan Siswandi.

“Kami sangat mengapresiasi kiprah beliau. Melalui kegiatan ini semoga pelayanan kepada pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) di Banyuwangi, bisa kita tingkatkan,” ujarnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.