Sabtu, 06 Jun 2026 16:43 WIB

Kisah Tukang Cukur di Banyuwangi Beri Layanan Gratis bagi Difabel hingga ODGJ

  • Penulis :
  • | Selasa, 18 Feb 2025 16:06 WIB
Siswandi saat mencukur penyandang disabilitas. (Foto: Pemkab Banyuwangi)
Siswandi saat mencukur penyandang disabilitas. (Foto: Pemkab Banyuwangi)

jatimnow.com - Siswandi pemilik Fajar Barbershop di Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Dengan keahliannya, Siswandi rutin memberikan layanan cukur gratis untuk warga lanjut usia (lansia), disabilitas, dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Layanan cukur gratis itu datang karena rasa empati dan dorongan hati untuk membantu sesama.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

"Hidup cuma sekali. Jangan pernah menunda untuk menanam kebaikan, walau itu kecil," ujar Siswandi, dilansir laman resmi Pemkab Banyuwangi, Senin (17/2/2025).

Sejak pertengahan 2024, pria 48 tahun itu secara sukarela bermitra dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan KB (Dinsos PPKB) Banyuwangi, memberikan layanan cukur gratis bagi warga lansia, disabilitas, ODGJ yang berada di bawah binaan Dinsos PPKB.

Rutin tiap Jumat, Siswandi hadir ke graha lansia dan graha difabel Banyuwangi untuk memberikan layanan cukur gratis. Saat melakukan aksi sosial tersebut, Siswandi selalu mengajak rekan seprofesinya.

Jumlah warga lansia yang saat ini berada di graha lansia Banyuwangi sebanyak 32 orang. Sementara disabilitas yang berada di graha difabel sebanyak 24 anak.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Bagi dia membantu orang lain menjadi sebuah kebahagiaan. Meskipun dalam pelaksanaannya tidak selalu mudah.

"Suka duka pasti ada. Yang kita layani adalah lansia yang sifatnya sulit ditebak. Kadang mereka memberontak seperti anak kecil, sehingga harus banyak bersabar. Kita niati saja ibadah membantu orang lain,” ungkapnya.

Bapak dua anak itu juga kerap membantu anak-anak yatim. Dia juga aktif melakukan aksi sosial di masyarakat. Salah satunya, Siswandi suka rela menjadi penjaga perlintasan kereta tak berpalang pintu di desanya.

Baca Juga: Kisah Ory dan Sherlita, Menghidupkan Spirit Kartini di Era Digital

“Insya Allah selama masih diberi umur, masih sehat, saya usahakan tetap berbuat baik,” tegasnya.

Kepala Dinsos PPKB Banyuwangi, Henik Setyorini, mengaku sangat senang dan terbantu bermitra dengan Siswandi.

“Kami sangat mengapresiasi kiprah beliau. Melalui kegiatan ini semoga pelayanan kepada pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) di Banyuwangi, bisa kita tingkatkan,” ujarnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.