Rabu, 10 Jun 2026 13:39 WIB

8 Manfaat Aktivitas Rutin Berjalan Kaki Setiap Hari

  • Penulis :
  • | Minggu, 16 Feb 2025 16:41 WIB
Ilustrasi berjalan kaki. (Foto: dok. pict Bing AI)
Ilustrasi berjalan kaki. (Foto: dok. pict Bing AI)

jatimnow.com - Berjalan kaki bisa dikatakan sebagai olah raga yang sangat sederhana. Semua orang bisa melakukannya.

Aktivitas berjalan kaki yang dilakukan secara rutin setiap hari, ternyata membawa manfaat yang luar biasa. Tidak hanya membuat jantung menjadi sehat, namun juga mengurangi stress hingga melancarkan pencernaan.

Baca Juga: Raperda Keolahragaan Jawa Timur dan Ujian Tata Kelola Olahraga yang Berkeadilan

Bagi kalian yang sudah terbiasa berjalan kaki, pasti sudah merasakan manfaat positifnya. Namun bagi anda yang belum terbiasa, sebagai awal, cobalah mulai berjalan kaki selama 15 hingga 30 menit setiap hari.

Berikut 8 manfaat yang bisa didapatkan tubuhnya jika rutin berjalan kaki setiap hari.

1. Mencegah penyakit jantung

Menurut Asosiasi Jantung Amerika, berjalan kaki sama efektifnya seperti berlari dalam hal pencegahan penyakit jantung dan stroke. Aktivitas ini membantu mencegah penyakit jantung dengan menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol serta memperlancar sirkulasi darah.

2. Mengurangi stress dan mencegah pikun

Berjalan kaki juga bisa memperbaiki simptom depresi pada pasien yang menderita penyakit itu. Tak hanya bagi penderita depresi, bagi siapa pun yang mengalami suasana hati yang kurang nyaman, bisa berjalan kaki untuk memperbaiki mood.

Nah, jika dilakukan secara rutin, potensi untuk mudah merasa stress juga akan berkurang. Tak hanya itu, sebuah studi mengungkap, berjalan kaki juga membantu mencegah pikun, mengurangi risiko Alzheimer dan memperbaiki kesehatan mental.

3. Memperbaiki penglihatan

Mungkin kedengarannya aneh, mengingat mata tampak tidak berhubungan dengan kaki. Tapi berjalan juga memberi keuntungan bagi mata. Karena bisa membantu memerangi glaukoma, penyakit yang disebabkan cairan terkumpul di bagian depan mata dan meningkatkan tekanan atas syaraf penglihatan.

4. Menambah volume paru-paru dan berpengaruh positif pada pankreas

Berjalan kaki adalah olah raga aerobik yang meningkatkan jumlah oksigen dalam peredaran darah dan membantu melatih paru-paru, selain dari menghilangkan racun hal lain yang harus dibuang. Karena orang bernafas lebih dalam dan lebih baik, penyakit paru-paru juga bisa diatasi.

Baca Juga: Ancam Ginjal hingga Paru-Paru, Pakar Ungkap Cara Cegah Hantavirus

Selain itu, menurut studi, ternyata berjalan kaki juga memberi manfaat positif bagi pankreas lebih besar daripada jika orang berlari. Sekelompok orang yang berjalan kaki dalam enam bulan menunjukkan peningkatan daya tahan terhadap glukosa 6 kali lipat dibanding mereka yang berlari.

5. Menambah kekuatan otot, sendi dan tulang

Berjalan kaki secara teratur bisa meningkatkan mobilitas sendi, kekuatan otot, mencegah menurunnya massa tulang, bahkan juga mengurangi risiko keretakan. Arthritis Foundation menyarankan berjalan setiap hari secara moderat sedikitnya 30 menit per hari untuk mengurangi sakit pada sendi, juga kaku dan peradangan.

Selain itu, berjalan kaki juga dapat mengurangi penyakit tulang belakang dan osteoporosis. Aktivitas ini mendorong perbaikan sirkulasi darah di dalam struktur tulang belakang dan memperbaiki postur tubuh dan fleksibilitas yang vital bagi kesehatan tulang belakang.

Tubuh juga membutuhkan gerak badan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit terpapar matahari pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis. Mereka yang melakukan gerak badan sejak muda, dan cukup mengonsumsi kalsium, sampai usia 70 tahun diperkirakan masih bisa terbebas dari ancaman pengeroposan tulang.

6. Menjaga berat badan tetap stabil

Membiasakan berjalan kaki secara rutin, juga meningkatkan laju metabolisme tubuh. Kelebihan kalori yang mungkin ada akan terbakar oleh meningkatnya metabolisme tubuh, sehingga kenaikan berat badan tidak terjadi.

Baca Juga: HGI City Cup 2026 Surabaya Fest Gerakkan Ekonomi UMKM

Selain berat badan dipertahankan stabil, mereka yang mulai kelebihan berat badan, bisa diturunkan dengan melakukan kegiatan berjalan kaki secara lebih cepat secara rutin. Kelebihan lemak di bawah kulit akan dibakar bila rajin melakukan kegiatan berjalan kaki cepat paling kurang 1 jam.

7. Mengurangi resiko diabetes

Dengan membiasakan berjalan kaki sekitar 6 km per jam, waktu tempuh sekitar 50 menit, ternyata dapat menunda atau mencegah berkembangnya diabetes Tipe 2, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk. Selama gula darah bisa terkontrol dengan cara bergerak badan (brisk walking), obat tidak diperlukan. Itu berarti bahwa berjalan kaki cepat sama manfaatnya dengan obat antidiabetes.

8. Memperbaiki pencernaan

Berjalan kaki 30 menit per hari tak hanya bisa mengurangi risiko kanker usus tetapi juga memperbaiki pencernaan. Saat berjalan kaki badan bergerak ikut melancarkan peristaltik usus, sehingga buang air besar lebih teratur.

Kanker usus bisa dihindari dengan aktivitas berjalan kaki secara rutin. Studi lain juga menyebutkan berjalan kaki menurunkan resiko kanker payudara.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.