Rabu, 22 Jul 2026 08:11 WIB

Bupati Yani Ajak Siswa Kunjungi Gedung Gresik Universal Sains

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama para siswa SMPN 22 dan SMPN 9 Gresik di Gedung Gresik Universal Sains. (Foto: Diskominfo Gresik)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama para siswa SMPN 22 dan SMPN 9 Gresik di Gedung Gresik Universal Sains. (Foto: Diskominfo Gresik)

jatimnow.com - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengajak belasan siswa dari SMPN 22 dan SMPN 9 Gresik untuk merasakan pengalaman berbeda dalam kunjungan ke Gedung Gresik Universal Sains yang berlokasi di kompleks Islamic Center, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, pada Jumat (14/02).

Menariknya, Bupati Yani dan rombongan memilih menggunakan transportasi umum, yaitu bus Trans Jatim. Ini merupakan bentuk edukasi dan ajakan kepada generasi muda untuk memanfaatkan fasilitas transportasi publik.

Baca Juga: Staf PMD Gresik Jadi Tersangka Penipuan PPPK, Janjikan Lolos Lewat Jalur Dalam

Setibanya di kompleks Islamic Center bupati dan para siswa mengawali kegiatan dengan menikmati sarapan khas Gresik, nasi krawu. Suasana santai dan akrab tercipta, memberikan kesempatan bagi para siswa untuk berdialog langsung dengan Bupati Yani.

Usai sarapan, Bupati Yani mengajak para siswa berkeliling untuk mengenalkan berbagai fasilitas yang tersedia di Gedung Gresik Universal Sains. Gedung ini merupakan bagian dari kompleks Islamic Center Gresik yang memiliki luas total 2,1 hektare. Selain gedung sains, kompleks ini juga mencakup Masjid KH Robbach Ma’sum dan aula "Puncak Panorama" yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan publik.

Di lantai 1, para siswa disuguhi dengan layar interaktif yang menampilkan informasi tentang sejarah Kabupaten Gresik serta berbagai perkembangan yang telah dicapai oleh daerah ini. Siswa dapat berinteraksi langsung dengan tampilan digital yang memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan dinamis.

Lantai 2 menghadirkan Experience Space, sebuah area yang nantinya akan digunakan untuk menampilkan berbagai karya audiovisual yang menarik, hasil kolaborasi dengan studio "9 Matahari". Ruang ini dirancang agar pengunjung dapat menikmati sajian multimedia yang mengangkat budaya, sejarah, dan inovasi dari perspektif yang lebih kreatif.

Sementara itu, di lantai 3, siswa diajak untuk mencoba instalasi multimedia interaktif yang dapat mengolah gambar mereka menjadi karya digital. Teknologi ini memungkinkan para siswa untuk melihat hasil transformasi wajah mereka menjadi bentuk visual yang unik, menjadikan kunjungan ini lebih berkesan dan edukatif.

Baca Juga: DPRD Gresik Sampaikan Rekomendasi dan Strategi untuk Pemkab Optimalkan PAD

Bupati Yani menekankan bahwa kompleks Islamic center ini hadir untuk mendukung pendidikan dan inovasi bagi generasi muda Gresik. Kedepan, setelah progres pembangunannya rampung, Bupati Yani ingin agar kompleks Islamic Center ini bisa makin lengkap dan dimanfaatkan komunitas-komunitas anak muda di Gresik.

"Islamic Center ini kita buat untuk masyarakat. Disini terdapat Masjid Robbach Ma'sum, dan terbaru terdapat gedung yang menjadi sebuah galeri art digital dengan 3 lantai. Dimana masing-masing lantainya terdapat fasilitas dan teknologi kekinian. Mudah-mudahan di 2025 ini bisa rampung 100�n di buka untuk umum," terang Bupati Yani.

Jeva, salah satu siswa SMPN 9 Gresik mengungkapkan, kegembiraannya bisa mengunjungi Gresik Universal Sains bersama Bupati Yani. Dirinya mengaku tidak menyangka ada fasilitas yang menarik di dalam area Islamic Center.

Baca Juga: Pertahankan Predikat Kabupaten Layak Anak, Pemkab Gresik Diapresiasi

"Seru banget, aku nggak expect kalau di Islamic Center ini ada fasilitas seperti ini. Mulai dari sejarah, hingga seni semuanya ada," ungkapnya.

Tidak hanya itu, Bupati Yani bersama para siswa juga menanam pohon bersama di area Kompleks Islamic Center. Ini merupakan wujud kepedulian kolektif terkait upaya-upaya pemeliharaan lingkungan, seperti yang ada dalam Nawakarsa Gresik Lestari.

Kunjungan Bupati Yani bersama para siswa hari ini mengirim siyal dan ajakan bagi para siswa, untuk meningkatkan minatnya terhadap sains dan teknologi. Sekaligus juga mendorong kebiasaan menggunakan transportasi umum yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.