Rabu, 22 Jul 2026 05:59 WIB

Persela Lamongan Kalah dari PSKC, Zulkifli Sebut Pemainnya Tak Ingin Menang

Zulkifli Syukur saat memimpin latihan tim Persela Lamongan. (Foto: IG. zilkifli_03_syukur)
Zulkifli Syukur saat memimpin latihan tim Persela Lamongan. (Foto: IG. zilkifli_03_syukur)

jatimnow.com - Pelatih Persela Lamongan, Zulkifli Syukur mengelurkan pernyataan yang cukup kontroversial usai ditekuk PSCK Cimahi dengan skor 2-1.

Pelatih kelahiran Makassar tersebut mengungkapkan bahwa dalam laga penting tersebut PSKC Cimahi layak menang dan menuding anak asuhnya tidak menginginkan kemenangan.

Baca Juga: Bader FC Sabet Gelar Juara Super Copa Pondok Modern Darussalam Gontor

"Pertandingan hari ini berhasil dimenangkan oleh PSKC Cimahi dan mereka pantas menang. Ada beberapa momen mereka berhasil memanfaatkan, peluang beda dengan kita terlihat tidak menginginkan kemenangan," beber Zulkifli, Rabu (12/2/2025).

Menurunya peforma Persela ini tak menunjukkan daya juang saat pecinta sepak bola Lamongan menginginkan tim kesayanganya promosi ke Liga 1.

Baca Juga: Persebaya Gandeng Mayapada, Bangun Sports Medicine Terintegrasi

"Kita kurang tajam memanfaatkan menjadi gol tapi kembali lagi di pertandingan ini kita lihat kita kurang tajam kurang memperlihatkan sikap ingin memanangkan pertandingan," bebernya.

Kondisi itu diperburuk usai Rayhan Putra Utina diganjar kartu merah, dan Persela bermain dengan 10 pemain.

Baca Juga: Serunya Asmorobangun Cup, Tarkam yang Efektif Jaring Talenta Sepak Bola Muda Kediri

"Walaupun kita sempat mendominasi permainan tapi kembali lagi bahwa kita dengan kehilangan 1 pemain belum cukup memanangkan pertandingan," urainya.

Meski demikian, kans Persela untuk melaju ke babak 4 besar masih ada, mengingat selisih poin Persijap Jepara dan PSKC Cimahi dengan Persela hanya 1 poin. Persela bisa memanfaatkan sisa laga untuk menjaga asa promosi ke Liga 1.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.