Sabtu, 06 Jun 2026 22:32 WIB

Reservoir Duduksampeyan Gresik Diresmikan, 12 Desa Nikmati Air Bersih

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat meresmikan reservoir Duduksampeyan. (Foto-foto: Diskominfo Gresik)
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat meresmikan reservoir Duduksampeyan. (Foto-foto: Diskominfo Gresik)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Gresik terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan reservoir di Kecamatan Duduksampeyan.

Reservoir ini menjadi bagian dari upaya besar dalam mengatasi permasalahan kekurangan air bersih yang kerap dialami oleh beberapa desa di wilayah tersebut.

Baca Juga: Bupati Gresik Minta Penyedia Jasa Jaga Intregitas, Bebas Korupsi dan Gratifikasi

Pembangunan reservoir tersebut terletak di atas lahan seluas 885 meter persegi. Terdiri dari dua tangki raksasa dengan kapasitas masing-masing mencapai 500 meter kubik.

Selain itu, reservoir ini juga dilengkapi dengan pompa pendorong berkapasitas 50 liter per detik yang memungkinkan distribusi air dengan kecepatan tinggi untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa pembangunan reservoir ini merupakan langkah konkret untuk memastikan ketersediaan air bersih yang merata, khususnya bagi warga di Kecamatan Duduksampeyan.

Dengan kapasitas dan sistem yang terintegrasi, reservoir ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan air di wilayah yang selama ini menghadapi kesulitan akses terhadap air bersih.

Selain itu, proyek ini merupakan bagian dari program Nawakarsa Gresik Mapan yang bertujuan untuk memastikan seluruh masyarakat di Kabupaten Gresik dapat menikmati akses air bersih dengan kualitas yang aman dan layak konsumsi.

Dalam jangka panjang, reservoir ini akan mendukung distribusi air bersih kepada 23 desa di Kecamatan Duduksampeyan, dengan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan yang mulai beroperasi pada hari ini.

12 Desa Nikmati Air Bersih

Sebanyak 12 desa di sekitar reservoir, yaitu Kemudi, Wadak Lor, Wadak Kidul, Petis Benem, Kawisto, Duduk, Kramat, Setrohadi, Sumengko, Palebon, Bendungan, dan Sumari, menjadi wilayah pertama yang menikmati manfaat langsung dari proyek ini.

Baca Juga: Tiar Karbala Resmikan Sumur Air Bersih untuk Korban Banjir Aceh

Bupati Gresik menyatakan bahwa pembangunan reservoir dengan kapasitas 1.000 m kubik dan 6.169 sambungan rumah (SR) baru gratis ini merupakan bagian dari strategi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

"Alhamdulillah, pada tahun 2024 reservoir di Kecamatan Duduksampeyan sudah selesai. Artinya, cadangan air dalam skala besar telah tersedia dan kini fokus utama adalah penyambungan jaringan rumah tangga di desa yang belum terpasang," ujar Gus Yani.

Lebih lanjut, bupati menegaskan bahwa reservoir ini telah terverifikasi food grade, yaitu penjaminan kualitas air bersih bagi masyarakat. Dengan tersedianya pipanisasi PDAM dan reservoir ini, diharapkan angka stunting bisa berkurang, kesehatan meningkat, dan kesejahteraan masyarakat Duduksampeyan semakin membaik.

Pemkab Gresik juga merencanakan pembangunan reservoir di kecamatan lain yang masih kesulitan mendapatkan akses air bersih.

Pembangunan reservoir ini didukung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Gresik serta Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Dinas CKPKP.

Baca Juga: Pemkab Gresik Gandeng Komdigi Gelar Government Transformation Academy 2026

Proyek ini menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggaran secara tepat guna bagi infrastruktur penting.

Setelah peninjauan di area reservoir, Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah, juga meninjau aliran air di Desa Setrohadi. Salah satu warga, Hj. Nur Jannah, mengungkapkan rasa syukur atas hadirnya air bersih.

"Sebelumnya, kami mendapatkan air dari aliran sungai namun air tersebut keruh dan bau. Namun sekarang, Alhamdulillah, kami bisa menikmati air jernih dan bersih melalui layanan PDAM yang mengalir ke rumah kami," ujarnya.

Dengan terlaksananya program ini, diharapkan akses air bersih yang lebih merata dapat segera terwujud di seluruh wilayah Gresik, mendukung kesehatan masyarakat, serta meningkatkan taraf hidup mereka secara keseluruhan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.