Minggu, 07 Jun 2026 17:52 WIB

Pengedar Uang Palsu di Gresik Diamankan Polisi, Sudah Beraksi 10 Kali

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu saat memberi keterangan mengenai penangkapan pelaku uang palsu. (Foto: Humas Polres Gresik for jatimnow.com)
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu saat memberi keterangan mengenai penangkapan pelaku uang palsu. (Foto: Humas Polres Gresik for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pria berinisial MAI (41) asal Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik diamankan polisi karena mengedarkan uang palsu di Kota Gresik.

Modus peredaran uang palsu yang dilakukan MAI, yakni bertransaksi jual beli dengan pedagang di malam hari.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menjelaskan, kasus ini terungkap berkat laporan seorang pedagang berinisial S, yang menjadi korban saat berjualan di wilayah Gresik Kota, pada awal Januari 2025.

Saat itu tersangka membeli dua bungkus rokok menggunakan uang pecahan Rp100 ribu. Beberapa saat kemudian, korban menyadari uang yang diterima berbeda dari uang asli, baik dari segi tekstur maupun warna. Menyadari itu, korban melapor ke Polsek Gresik Kota.

“Setelah menerima laporan dan melakukan penyelidikan, kami berhasil mengamankan tersangka MAI. Saat ini, kami masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan peredaran uang palsu ini,” ujar AKBP Rovan dalam keterangannya pada Senin, (3/2/2025).

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui telah beraksi di 10 lokasi berbeda, terutama di kawasan Kecamatan Manyar dan Gresik.

Baca Juga: Polisi Ringkus 2 Maling Motor di Sidokumpul Gresik, Pelaku Sempat Ganti Warna Bodi

Modus operandi yang digunakan adalah berbelanja di warung atau kios pinggir jalan saat malam hari dengan menggunakan uang palsu pecahan Rp100 ribu. Tujuanya, untuk mendapatkan barang serta uang kembalian dalam bentuk uang asli.

"Sejauh ini, sudah ada lima korban yang melapor ke Polres Gresik. Kami mengimbau kepada masyarakat yang pernah mengalami kejadian serupa agar segera melapor ke pihak kepolisian," tambah AKBP Rovan.

Polres Gresik juga memberikan edukasi kepada para pedagang mengenai ciri-ciri uang palsu, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Sementara itu, salah satu korban menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian atas tindakan cepat dalam mengamankan pelaku yang telah meresahkan masyarakat.

Kasus ini masih terus dikembangkan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam menerima uang, terutama saat bertransaksi di malam hari.

Warga yang mendapati uang palsu bisa langsung melapor ke Kapolres Gresik 110 melalui Lapor Pak Kapolres Cak Roma melalui Whatsapp 081188002006.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.