Minggu, 14 Jun 2026 02:35 WIB

7 Rumah Warga Trenggalek Rusak akibat Tanah Gerak

Warga menunjukkan salah satu rumah yang terdampak tanah gerak di Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Warga menunjukkan salah satu rumah yang terdampak tanah gerak di Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bencana tanah gerak membuat sejumlah rumah milik warga Desa Nglebo, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek mengalami retak. Tak hanya rumah, akses jalan di desa tersebut juga mengalami hal serupa.

Retakannya semakin meluas di musim hujan ini. Luasan tanah gerak mencapai satu hektare. Warga berharap Pemkab segera turun tangan menangani masalah ini.

Baca Juga: Terdampak Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah di Tulungagung Rusak

Suyakun, salah seorang warga menuturkan bencana tanah gerak ini sebenarnya sudah terjadi sejak 2023 lalu. Namun, saat ini kondisi retakan tanah semakin parah dan masuk ke kawasan pemukiman warga.

Tanah gerak membuat akses jalan, pekarangan hingga rumah warga mengalami kerusakan. Apalagi saat musim hujan, retakan tanah terus bertambah.

"Kondisinya sekarang semakin parah dibandingkan 2023 lalu. Retakannya semakin luas ke pemukiman warga," ujarnya, Senin (13/1/2025).

Baca Juga: Belasan Rumah Warga Tulungagung Rusak Karena Angin Puting Beliung

Kondisi ini bertambah parah saat musim hujan. Intensitas hujan tinggi menyebabkan struktur tanah menjadi labil. Warga selalu merasa khawatir saat hujan turun. Terdapat 7 rumah warga yang telah terdampak bencana tanah gerak ini. Rumah tersebut berada di zona rawan.

"Saat musim hujan warga selalu merasa khawatir jika retakan tanah semakin dalam dan meluas," tuturnya.

Baca Juga: Puluhan Rumah di Tulungagung Rusak Akibat Angin Kencang

Saat ini luasan kawasan yang terdampak bencana tanah gerak mencapai satu hektare. Suyakun berharap agar Pemkab Trenggalek segera turun tangan untuk menangani masalah bencana tanah gerak di Desa Nglebo. Mengingat banyak fasilitas dan rumah warga yang rusak.

"Kami berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan upaya penanggulangan bencana tanah gerak," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.