Kamis, 23 Jul 2026 04:15 WIB

DPRD Jember Soroti Permainan Anak Hilang dan Tempat MCK Digembok di Alun-Alun

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 07 Jan 2025 07:35 WIB
Alun-Alun Jember (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Alun-Alun Jember (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi A DPRD Jember menyorot masalah hilangnya permainan anak dan tempat Mandi Cuci Kakus (MCK) yang digembok di Alun-alun Jember.

Hal ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi A dengan Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Jember serta pihak terkait lainnya, Senin (6/1/2025).

Baca Juga: Mirip Malioboro, Jember Bakal Miliki Food Street Terintegrasi Stasiun

Sebelumnya, di Alun-Alun Jember ada fasilitas permainan anak. Namun kini setelah direnovasi, malah dihilangkan.

Sementara tempat MCK, selain digembok, fasilitas kran di tempat tersebut juga banyak yang rusak.

"Kamar kecil, jangan sampai digembok. Kasih petugas di sana. Jangan sampai kamar mandi rusak," kata Sekretaris Komisi A DPRD Jember, Siswono dalam Rapat Dengar Pendapat di ruangannya, Senin (6/1/2025).

Siswono meminta, jangan sampai pengunjung yang datang ke Alun-alun, harus ke masjid atau menumpang di toko swalayan jika membutuhkan kamar kecil.

"Mau buang air kecil, cari indomart atau lainnya. Saya kasih toleransi sebelum kita lakukan lab. Ini tidak menurut asumsi, tapi berdasarkan temuan yang ada," tegasnya.

Baca Juga: Tak Punya Kendaraan, Lansia di Jember Tahan Sakit Kronis Setahun Tanpa Berobat

Sedangkan Ketua Komisi A DPRD Jember Budi Wicaksono menyampaikan, atas temuan dan keluhan masyarakat, adanya MCK yang digembok tadi sudah ada kesepakatan.

"Hasilnya, seperti MCK tadi sudah sepakat dibuka 24 jam, dengan memakai petugas dari PU Cipta Karya dan Tata Ruang. Dan yang ada kerusakan-kerusakan juga akan diperbaiki untuk MCK-nya," imbuhnya.

Budi juga menyampaikan, terkait permainan anak atau playground tahun 2025 ini akan disediakan.

Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Jember, Rahman Anda menyatakan, pihaknya telah menyiapkan anggaran pembangunan di tahun 2025 untuk pengadaan playground atau permainan anak.

Baca Juga: Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan 2026 di Jember, Ruang Ekspresi dan Belajar Budaya

"Karena playground ini baru, jadi nanti setelah ini, akan pengadaan. Sudah kami siapkan, dan space-nya juga sudah kami siapkan sisi sebelah barat," jelasnya.

Sedangkan untuk kamar mandi, Rahman mengatakan, memang untuk saat ini waktunya terbatas hingga pukul 12 malam.

"Kami upayakan sampai 24 jam, paling tidak ada sisi yang tetap kami buka. Jadi sekarang jam 12 tutup, dan kami upayakan dengan SDM yang kami punya (bisa) 24 jam," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.