Jumat, 12 Jun 2026 11:58 WIB

Belasan Warga Blabak Kota Kediri Terjangkit Chikungunya

  • Penulis :
  • | Senin, 06 Jan 2025 13:20 WIB
Tim Dinas Kesehatan Kota Kediri melakukan fogging. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Tim Dinas Kesehatan Kota Kediri melakukan fogging. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 12 warga Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri dilaporkan terjangkit virus chikungunya dalam sepekan terakhir. Mereka yang terinfeksi mendapatkan perawatan dan pemantauan intensif dari Puskesmas Pesantren 1.

Beruntung, gejala yang dialami para pasien tergolong tidak terlalu berat, sehingga masih memungkinkan untuk menjalani rawat jalan.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

Kepala Kelurahan Blabak, M. Rizky Zakaria, mengatakan bahwa warga yang terjangkit tersebar di RT 10 hingga RT 14.

“Warga yang terjangkit gejalanya beruntung tidak terlalu parah, jadi mereka masih bisa rawat jalan di rumah dengan pantauan dari Puskesmas," kata Rizky, Senin (6/1/2025).

Gejala utama yang dialami warga akibat infeksi virus yang ditularkan oleh nyamuk itu meliputi nyeri pada persendian yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, setelah mendapatkan perawatan, kondisi warga berangsur-angsur membaik. Meski demikian, pihak pemerintah setempat dan tim kesehatan tetap melakukan tindakan preventif untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

"Setelah mendapatkan laporan dan pantauan di lapangan oleh tim kesehatan, kami hari ini melakukan fogging di area terdampak, terutama di RT 10 hingga RT 14. Kami berharap langkah ini dapat menekan penyebaran virus chikungunya," tambah Rizky.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

Pihaknya mengimbau warga untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga lingkungan. Langkah kecil ini dianggap penting untuk memutus rantai penyebaran chikungunya.    

Warga juga diminta untuk segera melapor jika mengalami gejala serupa, seperti nyeri sendi, demam, atau bengkak pada bagian tubuh tertentu.

Salah satu warga yang terjangkit, Agus, mengaku awalnya merasa nyeri hebat di bagian persendian hingga mengalami kesulitan berjalan.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Soroti Adanya Kepala Puskesmas yang Rangkap Jabatan

Ia menjelaskan, persendian sempat merasa kaku selama satu pekan. Sampai saat ini persendian kaki masih terasa kaku dan sedikit bengkak. Sebelumnya juga ia mengalami demam selama tiga hari dan keluar bintik merah sekujur tubuh.

"Kaki saya sempat bengkak, rasanya nyeri sekali. Tapi setelah berobat, sekarang kondisinya sudah lebih baik. Walaupun masih ada sedikit nyeri, saya sudah bisa beraktivitas seperti biasa," terangnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.