Rabu, 22 Jul 2026 04:42 WIB

TPID Prediksi Inflasi di Kota Madiun Stabil selama Nataru

  • Penulis :
  • | Sabtu, 21 Des 2024 09:36 WIB
Ilustrasi. Pembeli sedang belanja di toko modern. (Foto: dok. jatimnow.com)
Ilustrasi. Pembeli sedang belanja di toko modern. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun melakukan pemantauan harga bahan pokok di sejumlah toko ritel, Jumat (20/12/2024). Tim mengunjungi tempat penggilingan padi di Sogaten, minimarket, serta supermarket di wilayah Kota Madiun.

"Dari hasil pemantauan kami, harga dan stok bahan kebutuhan pokok, baik di pasar tradisional maupun modern, semua cukup stabil," ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Anshar Rasidi dilansir laman Pemkot Madiun.

Baca Juga: Lamongan Inisiasi Gerakan Tanam Cabai dan Tomat untuk Kendalikan Inflasi

Tak hanya itu, menurut Anshar, harga bahan pokok di pasar tradisional dan modern cukup bersaing. Artinya, perbedaan harga tidak terlalu mencolok. Bahkan, ada sebagian komoditas yang lebih murah.

Anshar mengatakan, hal ini tak lepas dari berbagai diskon yang diberikan oleh toko modern menjelang momen Nataru. Hal ini dilakukan sebagai upaya menarik minat pembeli di toko modern.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Dengan adanya fenomena ini, Anshar memprediksi bahwa inflasi di Kota Madiun selama momen Nataru dapat terjaga dengan baik dan stabil.

"Meski begitu, langkah-langkah antisipasi tetap kami lakukan. Seperti menggelar pasar murah, menyediakan bapok di Warung Tekan Inflasi, juga membuka toko acuan di Pasar Sleko," jelasnya.

Baca Juga: Inflasi Kota Kediri Mei Terkendali, Warga Diimbau Tidak Panic Buying

Lebih lanjut, Anshar juga mengimbau masyarakat untuk membeli bapok sesuai kebutuhan. Serta, tidak melakukan penimbunan barang yang dapat mengakibatkan kelangkaan stok dan kenaikan harga di pasaran.

"Tidak perlu panic buying. Stok aman. Untuk komoditas yang mengalami kenaikan di atas HAP (harga acuan pembelian) akan kami koordinasikan dengan daerah penyedia barang tersebut," tandasnya

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.